Selasa, 19 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Artis

Aktris Nova Eliza Geram Kerusakan Lingkungan Diduga Picu Banjir Bandang Aceh

Nova Eliza menyebut kondisi psikologis warga, termasuk ibunya yang sudah lanjut usia, ikut terdampak.

Tayang:
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
MARAH BESAR --- Aktris Nova Eliza meluapkan kemarahannya melihat kondisi tanah kelahirannya, Aceh, yang porak-poranda akibat banjir bandang dan tanah longsor. 

Ringkasan Berita:
  • Nova Eliza marah melihat Aceh rusak akibat banjir bandang dan longsor yang ia duga dipicu penebangan hutan.
  • Ia menilai pemerintah perlu membuat kebijakan yang melindungi ekosistem dan berencana menyelidiki penyebab bencana.
  • Keluarganya terdampak, memicu trauma lama pascatsunami; Nova berniat pulang ke Aceh pekan depan.

 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Aktris Nova Eliza meluapkan kemarahannya melihat kondisi tanah kelahirannya, Aceh, yang porak-poranda akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Nova menduga bencana tersebut bukan semata-mata akibat faktor alam, melainkan ulah manusia serta kerusakan ekosistem yang terjadi secara masif.

“Kalau melihat kondisi Aceh sekarang yang porak-poranda, tentu aku marah,” ujar Nova Eliza ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025) malam.

Ia meyakini banjir bandang dan longsor dipicu oleh penebangan pohon yang mengakibatkan hutan gundul.

“Alam itu jangan dilawan, tapi harus dirawat. Berita yang beredar sekarang karena seringnya pemotongan pohon hingga hutan menjadi gundul,” ucap aktris berusia 45 tahun itu.

Nova berencana mencari tahu penyebab pasti kerusakan lingkungan di kampung halamannya.

Ia merasa memiliki hak untuk mengetahui kejadian yang menyebabkan bencana besar tersebut.

“Entah itu karena ada proyek atau apa, aku belum tahu. Tapi aku akan selidiki. Ini kampungku, aku berhak tahu apa yang sedang terjadi di Aceh. Bencana itu disebabkan oleh apa? Kesalahan manusia atau alam yang marah?” jelasnya.

Menurut Nova, bencana banjir bandang dan longsor ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama pemerintah, agar mampu membuat kebijakan yang lebih baik demi mencegah bencana serupa akibat ulah manusia.

“Indonesia harusnya makmur, bukan rusak ekosistemnya,” tegasnya.

Nova mengungkapkan bahwa orang tua dan sanak keluarganya masih berada di Aceh. Ia bersyukur rumah keluarganya tidak mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang.

Bencana tersebut juga kembali membuka luka lama masyarakat Aceh yang masih menyimpan trauma akibat tsunami 2004.

Nova Eliza menyebut kondisi psikologis warga, termasuk ibunya yang sudah lanjut usia, ikut terdampak.

“Rumahku di Aceh kemasukan air, sedengkul lah. Tidak separah di Tamiang. Tapi dari sisi mental, ibu, kakak, dan keponakanku di sana pasti terpukul juga,” katanya.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved