Senin, 8 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Seleb

Bimbim Slank Akui Terdampak Pelemahan Rupiah, Harga Senar hingga Stik Drum Impor Ikut Naik

Musisi sekaligus drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi, mengaku ikut merasakan dampak melemahnya nilai tukar rupiah

Tayang:
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Joseph Wesly
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
TERDAMPAK PELEMAHAN RUPIAH- Musisi Bimbim Slank juga ikut bersuara terkait hal terus melemahnya nilai tukar rupiah. Bimbim mengaku kewalahan karena alat musik yang selama ini dia gunakan kebanyakan berasal dari barang impor. Diketahui sat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menembus Rp 18 ribu. 
Ringkasan Berita:
  • Drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi, mengaku terdampak pelemahan rupiah karena harga perlengkapan musik impor seperti senar gitar dan stick drum menjadi lebih mahal.
  • Kenaikan kurs dolar juga memengaruhi harga berbagai kebutuhan rumah tangga impor yang dibeli keluarganya.
  • Meski biaya meningkat, Slank tidak berencana menaikkan honor manggung dan berharap kondisi ekonomi serta nilai tukar rupiah dapat membaik.

 

TRIBUNBEKASI.COM- Musisi sekaligus drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi, mengaku ikut merasakan dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang kini menembus level Rp 18.000.

Menurut Bimbim, kenaikan kurs dolar membuat harga berbagai barang impor semakin mahal, termasuk perlengkapan musik yang selama ini digunakan para personel Slank.

"Kita semua kena dampak, termasuk alat musik. Harga senar, stick drum, dan berbagai perlengkapan lain yang masih impor ikut naik," kata Bimbim saat ditemui di Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Alat Musik Impor Jadi Lebih Mahal

Bimbim menjelaskan kebutuhan utama musisi seperti senar gitar dan stick drum masih banyak bergantung pada produk impor. Kondisi tersebut membuat para pelaku industri musik ikut terdampak ketika nilai tukar rupiah melemah.

Menurutnya, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada perlengkapan musik, tetapi juga berbagai kebutuhan sehari-hari yang berasal dari luar negeri.

Bahan Pangan Impor Ikut Terdampak

Bimbim menyebut keluarganya juga merasakan kenaikan harga pada sejumlah produk impor yang biasa dibeli untuk kebutuhan rumah tangga.

"Anak-anak suka belanja bahan-bahan impor, sekarang harganya ikut naik karena rupiah melemah," ujarnya.

Slank Tak Akan Naikkan Honor

Meski biaya kebutuhan dan perlengkapan musik meningkat, Bimbim memastikan Slank tidak berencana menaikkan tarif manggung atau honor penampilan.

Ia menilai langkah tersebut justru akan memberatkan pihak yang ingin mengundang Slank untuk tampil dalam berbagai acara.

"Nggak mungkin naikin honor. Kasihan yang mau manggil Slank," katanya.

Harap Kondisi Ekonomi Membaik

Bimbim berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk memperkuat kondisi ekonomi sehingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah dapat berkurang.

Menurutnya, pelemahan rupiah saat ini dirasakan banyak kalangan, termasuk musisi yang masih bergantung pada berbagai peralatan impor untuk menunjang aktivitas mereka di industri musik.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved