Kamis, 23 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kejurnas Tinju

PERBATI Gelar Kejurnas Tinju, Ray Zulham Minta Wasit dan Juri Junjung Fair Play

Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) untuk pertama kalinya menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju.

Editor: Joseph Wesly
Dok PERBATI/Dok PERBATI/TribunBekasi
KEJURNAS TINJU- Pertandingan perdana Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju PERBATI di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026). Kejurnas yang dibuka Ketua Umum PERBATI Ray Zulham Farras Nugraha ini diikuti 120 perserta. 

Ringkasan Berita:
  • Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) untuk pertama kalinya menggelar Kejurnas Tinju di PPOP Ragunan, Jakarta Selatan, 12–14 Februari 2026, diikuti 120 petinju dari 26 daerah.
  • Ketua Umum Ray Zulham Farras Nugraha menegaskan penilaian wasit dan juri harus fair untuk menjaring atlet terbaik menuju pelatnas, Asian Championship, hingga kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
  • Seluruh atlet, termasuk eks peserta SEA Games 2025, wajib mengikuti kejurnas tanpa perlakuan khusus.

 

TRIBUNBEKASI.COM, RAGUNAN- Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) untuk pertama kalinya menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju.

Kejurnas resmi dibuka Ketua Umum Ray Zulham Farras Nugraha di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Kejurnas yang mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini berlangsung hingga Sabtu (14/2/2026).

Sebanyak 120 petinju dari 26 daerah ambil bagian dalam ajang nasional perdana tersebut.

Penilaian Harus Fair

Ray Zulham Farras Nugraha menegaskan pentingnya peran wasit dan juri dalam menjaga kualitas kompetisi.

Ia meminta seluruh perangkat pertandingan memberikan penilaian secara adil demi menghasilkan petinju terbaik dan berkualitas.

Menurutnya, kejurnas ini menjadi langkah awal membangun kembali prestasi tinju amatir Indonesia agar mampu bersaing di ajang internasional, termasuk Olimpiade.

Ray juga menekankan bahwa sejak berdiri dan menjadi anggota resmi World Boxing, PERBATI mengedepankan prinsip fair play dalam setiap proses seleksi.

Pernyataan tersebut turut diperkuat Muhamad Arisa Putra Pohan, wasit/juri Indonesia yang pernah memimpin dua Olimpiade, yang menegaskan pentingnya objektivitas demi melahirkan atlet terbaik.

Target Asian Championship dan Olimpiade 2028

Ray menyebut, petinju terbaik hasil kejurnas akan masuk dalam program pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menghadapi kalender Asian Boxing dan World Boxing.

Atlet usia di bawah 19 dan 23 tahun akan dipersiapkan menuju Asian Boxing Championships U-19 dan U-23 tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli mendatang.

PERBATI juga akan membentuk dua lapis pelatnas guna menciptakan persaingan sehat dalam perebutan tempat di tim nasional.

Selain itu, para petinju terpilih direncanakan mengikuti training camp di luar negeri sebagai bagian dari persiapan menuju babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Tanpa Perlakuan Khusus

Sekretaris Jenderal PERBATI Hengky Silatang menegaskan, tidak ada perlakuan khusus bagi petinju yang tampil pada SEA Games 2025 Thailand.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved