Temuan Bom
BERIKUT Fakta-fakta di Balik Temuan Benda Menyerupai Bom di Tong Sampah di Jakasampurna Kota Bekasi
"Motor ditaruh di deket rumah oranye, dia pakai ransel hitam dikeluarkan itunya, bom nya, dimasukin pelan-pelan ke tong sampah itu," tuturnya.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
"Langsung berhamburan warga, suami saya coba buat amanin jangan ada yang mendekat, lalu ditutup juga jalan supaya enggak ada yang lewat-lewat dulu," ucap Tambunan.
Terdengar suara ledakan
Seorang petugas dari Gegana Polda Metro Jaya mendekati lokasi benda mencurigakan di Tanah Garapan Caman, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (23/8/2021).
Ia mendekat menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap sambil menenteng sebuah alat yang diletakkannya di dekat benda mencurigakan tersebut.
Tak lama setelah itu, polisi mengimbau warga untuk menjauh dari lokasi menggunakan pengeras suara.
Beberapa menit kemudian, sekira pukul 11.45 WIB, terdengar suara ledakan dari lokasi tersebut.
Suara itu tak begitu keras terdengar. Tak ada api yang muncul dari dekat lokasi meski didekatnya terdapat serpihan sampah.
Mayoritas warga yang berada di dekat lokasi tidak terkejut setelah ledakan terjadi.
Di tong sampah
Sebuah benda diduga bom ditemukan di tong sampah permukiman warga kawasan kampung tanah garapan, Caman, Jakasampurna Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (23/8/2021).
Benda tersebut tersambung dengan kabel-kabel dengan layar LCD yang dipasang di bagian luarnya.
Berdasarkan informasi, benda tersebut ditemukan warga sekira pukul 07.00 WIB.
Tim gegana dari Polda Metro Jaya telah berada di lokasi. Seorang petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap juga telah melihat secara langsung benda yang diletakkan di dalam gentong bewarna biru itu.
Para warga mendekati lokasi yang telah diberi batas garis polisi. Mereka kemudian diminta untuk menjauh dengan jarak minimal 200 meter.
Hingga kini tim gegana masih melakukan analisis sebelum mengevakuasi benda mencurigakan tersebut.
Baca juga: Dani Ramdan Ingatkan Warga Kabupaten Bekasi tak Kendor Prokes, meski Kasus Covid-19 Mulai Turun