Berita Bekasi
Lubang Menganga di Jalan Alternatif Dekat Stasiun Bekasi Sudah Dilaporkan Tapi Belum Juga Diperbaiki
"Orang Bina Marga sudah datang waktu itu, sudah mengukur cuma memang belum dikerjakan, kita juga lagi nunggu ini," jelas Ketua RW 04
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI UTARA --- Warga yang tinggal di sekitar Jalan Rahayu 1 Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, berharap lubang menganga di Jalan Rahayu segera diperbaiki.
Pihak pengurus warga setempat yakni RW 04 Kelurahan Margahayu telah melaporkan kerusakan jalan ke pemerintah setempat.
Petugas dari Dinas Bina Marga, lanjut dia, juga sudah melakukan survei lokasi.
"Orang Bina Marga sudah datang waktu itu, sudah mengukur cuma memang belum dikerjakan, kita juga lagi nunggu ini," jelas Ketua RW 04 Monang Pardede, Rabu (1/9/2021).
Baca juga: Selain Kesal Selalu Dihina dan Diejek Mantan Suami Bunuh Istri di Karawang Tersulut Emosi karena Ini
Baca juga: PRAKIRAAN CUACA, Rabu Hingga Kamis Besok, Kawasan Bekasi Berawan Hingga Berpotensi Hujan Ringan
Baca juga: Jadwal SIM Keliling September 2021 Wilayah Kota Bekasi, Berikut Lokasi dan Cara Pendaftarannya
Dia dan warga berharap, perbaikan jalan berlubang yang cukup besar ini segera dilakukan.
Mengingat dampak dari jalan berlubang tidak hanya menggangu arus lalu lintas tetapi kegiatan aktivitas warga.
"Iya cukup ganggu karena mobil enggak bisa lewat, warga yang punya aktivitas dekat-dekat situ udah pasti terganggu," tuturnya.
Seperti diketahui lubang menganga di Jalan Rahayu 1, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Akses jalan Rahayu ini merupakan jalan alternatif bagi para pengendara menuju Stasiun Bekasi.
Lubang menganga tepat di bibir jalan yang menghubungkan ke Jalan Raya Perjuangan, Bekasi.
Diameter lubang tidak cukup besar, tetapi memiliki kedalaman yang diperkirakan mencapai satu meter lantaran di dalamnya merupakan gorong-gorong saluran air.
Warga setempat kemudian menutup sebagian akses jalan, tujuannya agar kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Monang Pardede mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak sekitar 10 hari lalu.
"Sudah 10 harian itu, waktu kejadian siang, enggak ada kendaraan yang jeblos cuma tiba-tiba ambrol aja ke dalam," kata Monang.
Akses Jalan Rahayu kata dia, berdiri tepat di tas saluran air.