Kota Bekasi
Satpol PP Kota Bekasi Belum Temukan Mural Bernada Kritik pada Pemerintah
Jika kini banyak ditemukan mural bernada kritik pada pemerintah, lain halnya di Kota Bekasi. Satpol PP memastikan wilayahnya justru bersih.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
TribunBekasi.com, Bekasi - Aksi mural bernada kritikan marak muncul di beberapa wilayah di Indonesia, bahkan beberapa diantaranya pun berakhir dihapus oleh petugas, alasan penghapusan berbagai macam.
Khusus di wilayah Kota Bekasi, Kasatpol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah justru menyebut jika mural-mural bernada kritikan yang mulai terjadi di beberapa wilayah lain seperti Jawa Tengah, DKI hingga Tangerang belum ditemukan di Kota Bekasi.
Baca juga: Warga Nikmati Manfaat Perahu Eretan Kebalen-Gabus, Mampu Pangkas Jarak Empat Kilometer
"Kalo di bekasi belum ditemukan. Ngak ada sejauh ini jangan sampai lah," kata Abi Hurairah, Kamis (2/9/2021).
Walau belum ada mural-mural seperti itu, Abi menyebut ada beberapa mural yang memang dibuat berdasarkan seni, meskipun lokasi beberapa diantaranya tidak sesuai peruntukan.
Menurut Abi, jika mural tersebut bernilai seni, maka tak jadi masalah..
Sejauh ini, memang dianggap Abi, Kota Bekasi belum memiliki space atau ruang khusus bagi pelaku seni mural untuk mengekspresikan seninya melalui tulisan maupun gambar.
Hal ini juga bisa dapat mencegah aksinya mural yang justru merusak beberapa ikon di Kota Bekasi.
Baca juga: Pegawai KPI Lapor ke Polres Metro Jakarta Pusat karena Alami Pelecehan Seksual
"Kalo di luar Jawa kan emang ada yang di siapkan tempatnya kayak di Jawa Tengah, Jawa Timur, untuk menyalurkan hobi mereka. Kalo di kita (Bekasi) belum ada," katanya.
Abi menyebut, jika pun ada mural-mural yang bernada kritikan ataupun gambar-gambar yang tidak jelas dan justru merusak keindahan kota.
Pihaknya pun tentu tak segan untuk langsung melakukan penghapusan, untuk itu pihaknya meminta pelaku seni mural, untuk bijak dalam berekspresi.
"Asal menunjang program pemerintah, mereka berekspresi untuk gambar itu sebenarnya tidak apa-apa," ujarnya.
"Kita juga pernah melihat di underpass, bawah rel kereta api mereka gambar, selagi sopan dan bagus, tidak ada kritik kecaman itu tidak apa," ucapnya.
Baca juga: Percepat Herd Immunity, Pemkab Karawang Kejar Target 100 Ribu Dosis Vaksinasi Keluarga
Sebelumnya, sejumlah mural menyindir pemerintah terpantau muncul di sejumlah titik wilayah Karawang, Jawa Barat.
Mural paling besar bertuliskan "Urus Rakyatmu Jangan Kau Urus Muralku" digambar di atas rolling door sebuah pertokoan yang sudah lama tutup.
Mural kedua sampai keempat digambar di lokasi dekat dengan mural pertama. Mural kedua bertuliskan "Butuh Logistik, Bukan Tipu Daya Politik".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Satpol-PP-Karawang-tindaklanjuti-soal-mural.jpg)