Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Daerah

Anies Terapkan Program Vaksinasi Tanpa Lihat KTP, Ada 2,7 Juta Warga DKI yang Belum

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim pihaknya sudah melampaui target nasional untuk vaksinasi Covid-19. Itu berkat tak melihat KTP.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan vaksinasi di ibu kota sangat tinggi karena pihaknya tak melihat KTP warga yang hendak divaksin. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa kasus aktif Covid-19 di Jakarta terus menurun.

Hal tersebut menurutnya merupakan hasil kerjasama masyarakat.

Baca juga: Polres Karawang Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Keracunan Makanan Puluhan Warga Cikampek Utara

"Ya jadi pada bulan Juli kemarin Jakarta pernah mengalami 113.000 kasus aktif,” ujarnya, akhir pekan ini.

“Nah sekarang kasus aktif kita sudah turun di bawah 6.000, bahkan di bawah 5.000 kasus aktif, artinya dalam satu bulan lebih seluruh warga bekerja bersama," imbuhnya.

Selain itu, Anies juga menambahkan, bahwa saat ini Jakarta telah melampaui target vaksinasi dari pemerintah pusat.

"Kita menyaksikan penurunan yang sangat signifikan. Adapun vaksinasi harus kita tuntaskan,” ucapnya.

“Kalau kita mengukur dari target yang ditetapkan untuk Jakarta, Jakarta saat ini sudah mendapatkan 118 persen dari target," lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi tidak hanya diperuntukkan bagi warga DKI Jakarta.

Baca juga: Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Terduga Pembunuh Wanita di Hotel Cilandak Kurang dari 24 Jam

Namun, warga lainnya dapat mengikuti program vaksinasi.

"Tetapi itu bukan hanya warga Jakarta, yang warga DKI masih ada 2,7 juta yang harus divaksin,” ujarnya.

“Kami di Jakarta tidak pernah memberikan vaksinasi dengan membedakan berdasarkan KTP,” lanjutnya.

“Siapa saja yang datang untuk vaksinasi kami berikan. Pembedaannya adalah secara medis,” ujarnya.

“Menurut dokter boleh atau tidak, tapi bukan KTP. Karena itu lah sekarang ini kita menjangkau yang warga DKI yang belum vaksin," ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.

Baca juga: Polisi Ringkus Pembunuh Wanita yang Tewas di Hotel Kawasan Cilandak

Namun hingga kini, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved