Jumat, 8 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Daerah

Anies Terapkan Program Vaksinasi Tanpa Lihat KTP, Ada 2,7 Juta Warga DKI yang Belum

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim pihaknya sudah melampaui target nasional untuk vaksinasi Covid-19. Itu berkat tak melihat KTP.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan vaksinasi di ibu kota sangat tinggi karena pihaknya tak melihat KTP warga yang hendak divaksin. 

Sebab mengingat vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 19.428 spesimen.

Baca juga: Viral Pria Lansia Diduga Melakukan Pencabulan pada Bocah di Bintara Bekasi, Ini Penjelasan Ketua RT

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.685 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 360 positif dan 10.325 negatif," ujarnya.

"Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 17.102 orang dites, dengan hasil 112 positif dan 16.990 negatif," imbuh  Dwi, Sabtu (4/9/21).

Dwi juga mengatakan untuk target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 77.408 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 547.199 per sejuta penduduk," ungkapnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 135 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 5.620 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 852.389 kasus.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Baca juga: DPR Khawatir Kenaikan Tarif Cukai Rokok Memicu Produktivitas Petani Terjun Bebas

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 833.437 dengan tingkat kesembuhan 97,8 persen, dan total 13.332 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 3,9 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,6 persen.

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung.

Untuk Vaksinasi Program, total dosis satu saat ini sebanyak 9.866.345 orang (110,3 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis satu saat ini sebanyak 45.284 orang.

Baca juga: IPW Minta Kapolri Atensi pada Oknum Polri yang Melakukan Kriminalisasi dalam Penanganan Kasus

Sumber: Wartakota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved