Minggu, 3 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Pendiri Jababeka Group: Selain Harus Miliki Karakter Kuat, Mahasiswa Perlu Segera Mandiri

Sambil kuliah, mahasiswa jangan sungkan-sungkan untuk segera mencari pekerjaan agar bisa lekas mandiri.

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Dok. President University
SD Darmono, pendiri Grup Jababeka dan sekaligus pendiri President University (PresUniv), memberikan paparan kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2021 dalam acara Founder’s Talk, Jumat (3/9/2021). 

Berlokasi di di tengah-tengah kawasan industri Jababeka, sebuah kawasan industri pertama yang dibangun dan dikelola oleh swasta dan sekaligus menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara,yakni kawasan industri Jababeka, itu memberikan keuntungan tersendiri bagi PresUniv. Apalagi di kawasan industri tersebut terdapat lebih dari 2.000 perusahaan nasional maupun multinasional.

“Kami menjalin banyak kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut. Lewat kerja sama itu mahasiswa-mahasiswa PresUniv bisa praktek, melakukan riset atau magang, termasuk meng-up date perkembangan teknologidari berbagai perusahaan tersebut. Begitu pula dosen-dosen kami bisa melakukan riset dan pengabdian masyarakat di sana. Jadi, perusahaan-perusahaan itu menjadi ‘laboratorium organik’ bagi mahasiswa dan dosen PresUniv,” terang Prof Jony.

Selanjutnya, Prof. Jony juga mengungkapkan bahwa sejak tahun 2020, mahasiswa baru PresUniv sudah dididik dengan kurikulum yang baru.

“Kurikulum tersebut kami rancang berdasarkan masukan dari para stakeholders dan menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dalam meniti pilihan kariernya di masa depan,” paparnya.

Merujuk pada kurikulum yang baru, untuk tahun pertama, seluruh mahasiswa akan menerima pembelajaran yang fokus pada peningkatan kemampuan softskills dan berbagai keterampilan yang selaras dengan kebutuhan Industry 4.0.

Seperti Emotional Intelligence, Integrated Survival Experience, Digital Literacy& Communication, Coding&Big Data, Psikologi, termasuk Statepersonship yang merupakan gabungan dari mata kuliah Pancasila, Agama dan Bahasa Indonesia, tetapi dikemas dalam bentuk terapan.

Selanjutnya pada tahun kedua,mahasiswa akan belajar hal-hal yang bersifat hardskills, yakni pengetahuan, keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan prodinya masing-masing.

Misalnya, mahasiswa Prodi Teknik Mesin akan belajar hal-hal yang bersifat teknis, seperti Thermodynamics, Manufacturing Process, Material Science, Mechanical Vibration, Design of Machine Elements, dan lain sebagainya.

Masih pada tahun kedua, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk mengikuti mata kuliah dari prodi yang lain, tetapi masih di lingkungan PresUniv.

Selanjutnya pada tahun ketiga, mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih mata kuliah di luar prodinya di kampus yang berbeda, atau memilih program yang sesuai dengan pilihan kariernya, yakni menjadi entrepreneur, eksekutif profesional atau akademisi.

Bagi mahasiswa yang ingin berkarier sebagai profesional, mereka boleh memilih program magang di berbagai perusahaan atau instansi lainnya.

Bagi yang ingin menjadi entrepreneur, mahasiswa bisa bergabung dengan inkubator bisnis PresUniv, yakni SetSail BizAccel. Sementara, bagi yang ingin menjadi peneliti atau akademisi, mereka akan magang di berbagai lembaga penelitian atau menjadi asisten profesor.

Dan, masih ada beberapa kegiatan lain sesuai dengan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka, seperti ikut pertukaran pelajar, menggarap proyek di desa, mengajar di sekolah, ikut dalam proyek kemanusiaan, dan mengerjakan proyek atau melakukan studi secara independen.

Berbarengan dengan itu, pada tahun ketiga mahasiswa PresUniv juga mengerjakan Final Project yang bentuknya beragam.

Bisa berupa tesis, mengembangkan suatu produk, menulis artikal ilmiah di jurnal, studi independen, dan lainnya. Semua dikerjakan oleh setiap mahasiswa dengan bimbingan seorang dosen.

“Jika semuanya berjalan lancar, pada tahun ketiga diharapkan seluruh mahasiswa sudah menyelesaikan kuliahnya dan berhak menyandang gelar sarjana,” ucap Jony, mengakhiri penjelasannya.

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved