Berita Karawang
Pasca Kebakaran Lapas Tangerang, Petugas Lapas Karawang Cek Instalasi Listrik dan APAR
Andri mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan skema mitigasi jika terjadi kebakaran di lapas.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Pasca kejadian kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang melakukan pengecekan instalasi listrik dan alat pemadam api ringan atau APAR, pada Rabu (8/9/2021).
Pengecekan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya insiden kebakaran hebat di Lapas Kelas I Tangerang hingga menyebabkan 41 orang meninggal dunia.
"Lapas Karawang sudah kita lakukan langkah-langkah terutama pengecekan instalasi listrik disemua blok maupun di area ruangan kantor," kata, Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib Lapas Kelas IIA Karawang, Andri Sapari pada Rabu (8/9/2021).
Selain memastikan instalasi listrik tertata dengan baik, Andri melanjutkan, pihaknya juga melakukan pengecekan alat-alat pemadam kebakaran seperti APAR di area-area yg sudah disediakan.
Baca juga: RS Polri Kramat Jati Buka Posko Antemortem Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang
Baca juga: Alfian Sebentar Lagi Mau Bebas Malah Jadi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang
Total ada 15 titik APAR yang sudah dipasang di Lapas Kelas IIA Karawang.
"Tadi kita cek juga APAR itu, kebetulan bantuan dari Dirjen tiga bulan lalu alat pemadam api berbentuk bola pemadam sudah kita pasang. Itu tersebar di sejumlah titik area lapas. Mulai dari lorong dekat ruang tahanan, ruangan kantor maupun di area-area strategis lain," imbuh dia.
Tak hanya memastikan instalasi listrik dan alat pemadam kebakaran, Andri mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan skema mitigasi jika terjadi kebakaran di lapas.
Langkah pertama yang dilakukan dengan membunyikan lonceng sebagai tanda isyarat terjadi gangguan atau kebakaran.
Baca juga: Layanan SIM Keliling Kamis 9 September 2021 di Kota Bekasi, Berikut Lokasi dan Persyaratannya
Kemudian, membuka kunci blok dan kamar-kamar lalu mengevakuasi warga binaan dengan dikumpulkan di titik kumpul lapangan terbuka sambi menunggu petugas pemadam kebakaran datang.
"Kami juga melakukan pelatihan bimbingan teknis maupun simulasi terkait penanggulangan bencana. Dalam waktu dekat ini memang sudah direncanakan dari sebelum ada kejadian di Lapas Tanggerang itu ada simulasi dari Dinas Pemadam Kebakaran terkait mitigasi dan penanggulangan jika terjadi kebakaran," paparnya.
Untuk diketahui Lapas Kelas IIA Karawang memiliki empat blok dengan dihuni sebanyak 1.093 warga binaan. Rata-rata warga binaan merupakan dari kasus narkoba.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang yang berada di Jalan Veteran, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari.
Akibatnya, 41 orang meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di Blok C, Lapas Kelas I Tangerang.
Sementara itu, delapan orang mengalami luka berat dan sembilan orang mengalami luka ringan. Kebakaran yang terjadi selama kurang lebih dua jam ini diduga akibat korsleting listrik.
Didominasi napi narkotika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Petugas-Lapas-Kelas-IIA-cek-instalasi-listrik.jpg)