Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Vaksin Massal di Summarecon Mall Bekasi Hingga Akhir September, 100 Dosis Perhari, Cukup Bawa KTP

Pembukaan gerai vaksin ini sebagai salah satu bentuk usaha untuk memacu program vaksinasi demi mencapai target 70 persen herd immunity

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Pemerintah Kota Bekasi kembali membuka sentra vaksin untuk masyarakat umum di Summarecon Mall Bekasi (SMB) sejak Senin (13/9/2021) hingga Kamis (30/9/2021) mendatang (FOTO ILUSTRASI) 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN --- Pemerintah Kota Bekasi kembali membuka sentra vaksin untuk masyarakat umum di Summarecon Mall Bekasi (SMB) sejak Senin (13/9/2021) hingga Kamis (30/9/2021) mendatang.

Adapun kuota vaksin yang disediakan sebanyak 100 dosis perhari. Vaksin yang diberikan merupakan vaksin Pfizer. 

Pembukaan gerai vaksin ini sebagai salah satu bentuk usaha untuk memacu program vaksinasi demi mencapai target 70 persen herd immunity di Kota Bekasi.

Pembukaan Gerai Vaksin di mall/pusat perbelanjaan didasari atas arahan Wali Kota Bekasi melalui Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor: 443.1/1406/SETDA.TU.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Tahun 2022? Simak Syaratnya Menurut Sri Mulyani

Baca juga: Pemprov DKI Sebar Vaksin Moderna dan Pfizer di Seluruh Faskes dan Sentra Vaksin

"Sasaran pesertanya merupakan masyarakat umum dengan KTP wilayah Kota Bekasi tetapi tidak menutup peluang bagi masyarakat dengan KTP luar Bekasi untuk ikut serta melaksanakan vaksinasi di SMB," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021).

Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Puskesmas Margamulya ini merupakan bentuk kerjasama dengan SMB yang sudah dibuka mulai dari tanggal 13 sampai dengan 30 September 2021.

"Kami bekerjasama dengan SMB serta Kelurahan Margamulya membuka gerai vaksin di sini dengan kuota untuk 100 peserta di atas umur 12 tahun dengan jenis Pfizer dan hanya untuk dosis pertama," katanya.

Terkait pendaftaran, peserta vasin cukup dengan fotocopy KTP ke lokasi gerai vaksin.

Tak luput Rahmat meminta peserta vaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang baik dengan memakai masker dan menjaga jarak. 

Walaupun di pusat perbelanjaan sekarang ini askes masuknya diperlukan scan barcode pada Peduli Lindungi, khusus peserta yang akan divaksin disediakan jalur antrian khusus.

Sehingga para peserta vaksin tidak perlu melakukan scan barcode terlebih dahulu, namun hanya perlu mengambil nomor antrian.

Di SMB, area Gerai Vaksin berada di Lobby The Oval dekat dengan tenant Pizza Marano. 

BERITA VIDEO PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI KOTA BEKASI

Tinggal 89 Kasus
Kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami penurunan kasus yang cukup baik, bahkan tercatat hingga Selasa (14/9) kemarin, kasus aktif covid-19 di Kota Bekasi tercatata hanya 89 kasus.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan jumlah tersebut cenderung terjadi penurunan yang cukup signifikan 
dibandingkan Selasa 7 September 2021 yang mencapai 168 kasus. 
"Kemarin mengalami penurunan 15 kasus menjadi 89 kasus aktif di Kota Bekasi," kata Rahmat, Rabu (15/9/2021).
Dikatakan Rahmat, penurunan kasus aktif tersebut sejalan dengan peningkatan total angka kesembuhan kasus covid-19 di Kota Bekasi pada pekan ini.
Yakni, dari 98,39 persen menjadi 98,58 persen dalam periode waktu yang sama.
"Total kasus terkonfirmasi 85.632 kasus dan total kasus sembuh 84.404 kasus pada 13 September 2021," ujarnya. 
Terkait data penambahan total kasus meninggal di Kota Bekasi pada periode 7-12 September 2021 yakni, 1.129 kasus.
Namun, bertambah 1 kasus meninggal pada 13 September 2021.
Selain itu, angka kasus konfirmasi harian juga mengalami penurunan. Yakin, dari sebelumnya pada 7 September 2021 mencapai 57 kasus kini mejadi 11 kasus pada 13 September 2021. 
Siap Buka Tempat Hiburan
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi berencana akan melakukan uji coba pembukaan tempat hiburan malam seperti karaoke dan SPA dalam waktu dekat. Langkah ini sebagai meningkatkan perekonomian.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Bekasi, Muhammad Ridwan mengatakan jika beberapa tempat wisata dalam aturan Imendagri telah diizinkan buka, untuk itu dirinya akan mendorong juga untuk membuka tempat hiburan malam di Kota Bekasi.
Sejauh ini, jika beradasarkan aturan PPKM level III, tepat hiburan malam seperti Karaoke dan SPA belum diizinkan buka atau beroperasi, Kendati demikian pihaknya akan mengusulkan karaoke dan SPA dibuka secara bertahap.
"Sekarang itu yang dibuka hiburan bioskop sudah boleh yang belum kaya SPA sama Karaoke tapi akan diusulkan untuk ujicoba," kata Ridwan, Rabu (15/9/2021).
Dikatakan Ridwan pembukaan tempat hiburan ini dilakukan karena selama pandemi Covid-19, mereka telah tutup tentunya pendapatan pun tak ada, dilain sisi pendapatan pajak hiburan pun juga tidak ada, sehingga dengan dibukanya tempat hiburan kran perekonomian kembali mengalir.
"Mereka harus segera di uji coba karena sudah bicara keuangan sudah susah mau bayarpun darimana mereka tidak mau juga untuk mati, makanya kita harus menjaga itu makanya kita ujicoba," katanya.
Meski tak ingin terburu-buru dalam pembukaan tempat hiburan seperti Karaoke dan SPA.
Ridwan menyebut saat ini Pemerintah Kota Bekasi tengah menyiapkan administrasi pengesahan terkait rencana pembukaan itu.
"Lebih cepat lebih bagus, nanti harus ada tim dulu nanti kita koordinasi dengan Polres dan Dandim. Nanti buat timnya dimonitoring semuanya kalau sudah ok sepakat dijalankan baru jadi gabisa sembarangan," ujarnya.
 
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved