Berita Karawang
Teh Celli Minta Pelaku Balap Liar di Karawang Diberikan Pendidikan Bela Negara
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta pelaku balap liar diberikan pendidikan bela negara agar mereka sadar dan tak berbuat onar lagi.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Para pelaku aksi balap liar di wilayah Karawang, Jawa Barat bakal diberikan pendidikan bela negara.
Demikian diutarakan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana di Kompleks Pemda Karawang, Jumat (1/10/2021).
Baca juga: Polda Metro Jaya Periksa Guru SMA Olivia Nathania yang Jadi Korban Penipuan Bermodus Tawaran CPNS
Celli menyayangkan aksi balap liar tersebut. Selain membahayakan pengendara lain, juga menganggu ketertiban masyarakat. Apalagi aksi tawuran itu dilakukan di jalan raya.
"Balap liar liar itu rencana kita akan adakan bela negara. Pak Kapolres dan Pak Dandim, kita kayak dulu lagi di tahun 2019 kan dulu kita ada kayak gitu kan ya," katanya.
Menurut, Teh Celli, pendidikan bela negara ini diberikan agar mereka mendapatkan nilai-nilai berharga dan pelajaran tentang perjuangan para pahlawan.
Kemudian juga meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap tanah air serta menciptakan warga negara agar memiliki jiwa rela berkorban.
"Sebenarnya engga ada anak nakal ya. Mungkin ya kurang-kuranglah kan kita wajib ya berikan perhatian edukasi kasih sayang dan juga kedisiplinan buat mereka," terang dia.
Baca juga: Siswanya Terlibat Tawuran, PTM Sembilan Sekolah di Karawang Dihentikan Sementara
Satuan Lalu Lintas Polres Karawang bakal melakukan patroli hunting ke sejumlah titik rawan balap liar.
Patroli hunting itu dilakukan menyusul munculnya aksi balap liar di Jalan Baru Tanjungpura, Karawang pada Kamis (30/9/2021) pagi. Aksi balap liar itu hingga memblokade jalan menyebabkan kemacetan.
"Untuk pencegahan balap liar, pihak kepolisian lalu lintas Karawang akan melakukan patroli hunting," kata
"Kita pastikan akan menindak tegas para pelakunya," katanya KBO Lantas Polres Karawang Iptu Anwar Rudin amis (30/9/2021).
Anwar menyebut balapan liar tersebut diperkirakan terjadi pada pagi hari, ketika sejumlah warga akan melakukan aktivitas bekerja. Tentu hal itu membuat kemacetan panjang.
Baca juga: Anies Jaga Hubungan Diplomatik dengan Dubes lewat Toraja and Beyond Tourism
Mendapatkan informasi itu, anggota langsung ke lokasi balapan. Para pembalap langsung melarikan diri dan ada sejumlah warga yang masih berada di lokasi langsung dilakukan pemeriksaan.
"Di lokasi ada yang dicurigai sebuah mobil yang terparkir dan kita langsung memeriksanya, namun kita tidak menemukan bukti yang diinginkan," kata
Anwar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus balap liar tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Cellica-30Agust.jpg)