Selasa, 7 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Daerah

DPRD DKI Ingin Tiga SKPD Teknis Kompak dalam Mengendalikan Banjir

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta tiga SKPD teknis kompak dalam mengatasi banjir, jangan jalan masing-masing.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
warta kota/yolanda putri dewanti
Rapat kerja komisi D terkait paparan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Bina Marga terkait persiapan dalam rangka Mengantisipasi Banjir di Ibu Kota, di Gedung DPRD DKI, Selasa (05/10/21). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengatakan, sejauh ini kerja sama tiga SKPD teknis tersebut belum optimal. 

Menurutnya, pelaksanaan pengerjaan pengendalian banjir di masing-masing wilayah seringkali tidak efektif ketika akan menghadapi musim penghujan tiba.

Baca juga: PSI Belum Layangkan Surat Pengganti Viani Limardi pada Ketua DPRD DKI meski Sudah Memecat

"Karena memang banjir ini kan air dan sampah, ada yang dikeluhkan oleh masyarakat yang memang saluran airnya kecil, terutama di underpass dan lain sebagainya,” ucapnya usai memimpin rapat kerja komisi D di Gedung DPRD DKI, Selasa (5/10/21).

Menurut Ida, dirinya berharap agar ketiga SKPD itu memiliki kebijakan-kebijakan strategis guna mengantisipasi musim hujan dan potensi banjir yang selalu menjadi pekerjaan rumah di Ibu Kota.

"Karena kalau bicara (banjir) hilang itu tidak mungkin, paling tidak kalaupun banjir tidak lama,” ujarnya.

“Jangan hanya bicara banjir tapi tidak ada solusi, dan solusinya adalah salah satunya membuat saluran itu lancar,” imbuhnya.

Baca juga: Ini Tujuan Pemerintah Kabupatan Bekasi Gelar Penilaian Kompetensi untuk 2.227 Aparatul Sipil Negara

Ida juga berharap ketiga SKPD tersebut sudah memiliki langkah-langkah antisipatif untuk menangani banjir ketika musim hujan tiba.

“Makanya kita panggil, semoga mereka menyambut nanti datangnya hujan lebat sudah punya antisipasi hal-hal apa saja yang memang harus mereka siapkan sedini mungkin," ujar Ida.

Terpisah, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Yusmada Faizal mengaku pihaknya terus memastikan drainase vertikal terus disiagakan dalam langkah mitigasi pengendalian banjir di Kota Jakarta saat ini.

"Salah satunya adalah mengendalikan run- off. Bagaimana air hujan itu tidak buru-buru menggelondong di saluran kita, makanya terapkan dengan drainase vertikal,” ucap Yusmada.

Baca juga: Kandaskan DKI Jakarta, Voli Pantai Putra Jawa Timur Sajikan Derby Sesama Jatim di Delapan Besar

Sedangkan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta Syaripudin juga memastikan pihaknya hingga saat ini terus menggencarkan penanganan dengan pembersihan sampah di badan sungai ataupun kali yang berpotensi rawan banjir.

"Kami juga selalu membersihkan sampah-sampah yang ada di permukiman, ini kita lakukan sebagai salah satu upaya mengatasi banjir dan juga saluran air beberapa sungai. Kita juga perbantuan alat untuk DSDA (Sumber Daya Alam) dan DBM (Bina Marga)," ucapnya.

Selanjut, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan bahwa pihaknya akan bersikap responsif dalam penanganan ketika terjadi genangan di saluran drainase atau resapan air di trotoar, baik penanganan saat genangan hingga pasca genangan terjadi.

Baca juga: Kadin Ungkap Sektor Pariwisata Alami Kerugian Rp 10 Triliun Selama Pandemi Virus Corona

"Kalau terjadi genangan, kita langsung keliling membuat tutup lubang," ucap Hari.

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved