Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Bangunan Rumah Nyaris Roboh, 50 Ribu Pemilik Rumah Tak Layak Huni Ajukan Program Rutilahu

Dalam kesempatan tersebut, Aep mengatakan bahwa rumah yang diperbaiki ini memiliki kondisi yang sudah tidak layak.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh meresmikan dua rumah program Rulahu (rumah layak huni) di Kp Maja Desa Karasinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (18/10/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG ---- Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh meresmikan dua rumah program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) di Kp Maja Desa Karasinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (18/10/2021).

Pembangunan Rutilahu itu dilakukan oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Kabupaten Karawang.

Dua rutilahu yang dibangun itu milik Alin (78) dan Ika Rohayati (48).

Dalam kesempatan tersebut, Aep mengatakan bahwa rumah yang diperbaiki ini memiliki kondisi yang sudah tidak layak.

Baca juga: Basuki Hadimuljono Ajak Kadin Bantu Kejar Target 70 Persen Rumah Layak Huni

Baca juga: Lima Wilayah Kecamatan di Kabupaten Karawang Ini Jadi Target Pengentasan Kemiskinan, Mana Saja?

Bangunan rumahnya juga dari bahan kayu, bambu hingga nyaris roboh.

Dijelaskannya, pembangunan Rutilahu itu merupakan program Pemkab Karawang.

Dalam masa kepemimpinan Cellica-Aep 2020-2025 program Rulahu ditingkatkan.

"Tahun 2021 ini ada 1.500 rumah rutilahu yang diperbaiki atau dibangun. Ini sumber anggaran utamanya dari APBD Karawang, tapi ada dapat bantuan dari pusat dan provinsi untuk perbaiki rutilahu," jelas dia.

Aep menambahkan tahun selanjutnya, Pemkab Karawang akan menambahkan jumlah rutilahu yang diperbaiki.

Untuk saat ini saja ada sebanyak 50 ribu rutilahu yang mengajukan untuk diperbaiki oleh pemerintah.

"Nanti kita akan bagi dari DAK, dari provinsi dan dari APBD Karawang. Sedangkan untuk yang bukan hak milik tanahnya, kita usulkan untuk dibangun melalui CSR," kata dia.

 

 

Kemiskinan di 25 desa

Badan Pusat Statistik Karawang menyebut pihaknya tidak merinci soal kemiskinan ekstrem yang disebutkan ada di 25 desa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved