Senin, 18 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Sebanyak 216 Rumah di Karawang Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Cuman 25 Centimeter

Banjir disebabkan curah hujan tinggi sejak Minggu (7/11/2021) siang kemarin sehingga terjadi luapan Sungai Cibeet hingga ke pemukiman warga.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Rumah terendam banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Sebanyak  216 rumah terendam banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Senin (8/11/2021).

Banjir disebabkan curah hujan tinggi sejak Minggu (7/11/2021) siang kemarin sehingga terjadi luapan Sungai Cibeet hingga ke pemukiman warga.

Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin, mengatakan sedikitnya 261 kepala keluarga atau 545 jiwa warga Kampung pengasinan RT 01 dan RT 03 Desa Karangligar terendam banjir.

"Daerah ini memang sudah langganan banjir jika sungai Cibeet meluap," kata Yasin, pada Senin (8/11/2021).

Dia menuturkan, banjir di Desa Karangligar terjadi sejak Minggu (7/11/2021) siang saat terjadi hujan. Namun malam harinya banjir sempat surut, tapi Senin (8/11/2021) pagi kembali banjir.

Meski demikian ketinggian banjir hanya mencapai 25 centimeter dan warga masih bertahan di rumahnya.

"Kemarin kan hujan dari siang sempat banjir dan surut malamnya. Karena hujan lagi paginya banjir lagi, tapi ketinggian hanya 25 centimeter," ungkap dia.

Saat ini, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk mengawasi jika debit air bertambah. Dikatakannya, setiap tahun Sungai Cibeet selalu meluap karena debit airnya tinggi dan tumpah ke pemukiman warga.

"Masalah Sungai Cibeet harus ditangani oleh provinsi atau pusat karena sungai itu melewati beberapa kabupaten di Jawa Barat," terang Yasin.

Menurut Yasin, petugas BPBD bersama petugas gabungan dari TNI, Polri dan aparatur desa sudah bersiaga di lokasi.

Jika terjadi banjir semakin parah, akan tetapi melihat situasi cuaca banjir akan segera surut karena wilayah Karawang sekarang ini sudah tidak lagi hujan.

"Biasanya kan begitu jika intensitas hujan tinggi banjir makin meluas. Mudah-mudahan tidak karena tidak hujan lagi," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved