Berita Karawang

Satu DPO Pembunuhan Pengusaha RM Padang Menyerahkan Diri ke Polres Karawang

Dalam pemeriksaan nama tersangka I alias Embe, tercatat dalam surat perjanjian kerja antara NW (istri korban) bersama pelaku-pelaku lainnya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono kepada sejumlah wartawan di Mapolres Karawang, pada Sabtu (6/11/2021), membeberkan isi surat perjanjian antara para pembunuh bayaran dengan seorang wanita, yang merupakan otak pelaku pembunuhan bos rumah makan padang di Karawang, Jawa Barat. Dalam surat itu ditulis pihak pertama yang memberi kerja yakni NW atau istri korban, wajib bertanggungjawab dan menjamin para pembunuh bayaran beserta keluarganya, kebutuhan hidupnya, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan yang berkaitan dengan hukum. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Salah satu tersangka pelaku pembunuhan berencana terhadap pengusaha rumah makan padang menyerahkan diri ke Mapolres Karawang.

Tersangka I alias Embe yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) diri tersebut, masih menjalani pemeriksaan oleh jajaran Reserse Kriminal Polres Karawang terkait keterlibatan dalam kasus pembunuhan itu.

"Dia menyerahkan diri, kemarin dia datang bareng ibunya. Statusnya masih menjadi saksi," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana di ruangannya, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Sebelum Habisi Nyawa Bos Rumah Makan Padang, Pembunuh Bayaran Bikin Surat Perjanjian ke Istri Korban

Oliestha mengungkapkan, dalam pemeriksaan nama I tercatat dalam surat perjanjian kerja antara NW istri korban bersama pelaku-pelaku lainnya.

I juga mengakui jika dirinya ikut menandatangani kontrak kerja tersebut. Akan tetapi, I kemudian mengurungkan niatnya tidak pernah hadir dalam pertemuan-pertemuan berikutnya dalam rencana maupun eksekusi pembunuhan.

NW, otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri yang merupakan seorang bos rumah makan padang di Karawang berada di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021).
NW, otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri yang merupakan seorang bos rumah makan padang di Karawang berada di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021). (TribunBekasi.com/Muhammad Azzam)

"Ya memang awalnya DPO karena ada nama dia disurat itu. Tapi dari hasil pemeriksaan dan juga kecocokan keterangan pelaku yang sudah diamankan dia tidak pernah hadir dalam rencana maupun eksekusi. Makanya masih kita tetapkan sebagai saksi," terang dia.

Untuk kasus ini, kata Oliestha, masih mencari DPO lainnya. "Mudah-mudahan cepat tertangkap," katanya.

Baca juga: Istri Habisi Nyawa Suaminya Seorang Bos Rumah Makan Padang di Karawang: Saya Menyesal, Saya Khilaf

Baca juga: Istri Renggut Nyawa Suaminya Seorang Bos Rumah Makan Padang Direncanakan Sejak Lama, Ini Kata Polisi

Kasus pembunuhan terhadap Khairul Amin (54), pengusaha rumah makan yang ditemukan tewas bersimbah darah di dekat rumahnya Jalan Jeruk Guro 1,  Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, dekat dengan GOR Panatayudha, pada Rabu (27/10/2021) pukul 23.40 WIB, akhirnya terungkap.

Dalam kasus ini, polisi menangkap 6 dari 8 tersangka pelaku pembunuhan korban tersebut.

Enam pelaku pembunuhan korban yang diamankan itu berinisial NW (49), AM (25), H (39), BN (34), RN (33), dan MH (25)

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono dan NW, otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri yang merupakan seorang bos rumah makan padang di Karawang berada di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021).
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono dan NW, otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri yang merupakan seorang bos rumah makan padang di Karawang berada di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021). (TribunBekasi.com/Muhammad Azzam)

Salah satu pelaku yakni NW merupakan istri korban. Dia yang menjadi dalang dari aksi pembunuhan tersebut. Sementara itu, 2 tersangka lainnya masih buron alias masuk DPO (Daftar Pencarian Orang).

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan NW menyewa pembunuh bayaran yakni AM (25).

Kemudian AM, mencari enam temannya untuk membantunya menjalankan aksi pembunuhan tersebut.

Aksi pembunuhan itu direncanakan seolah-olah menjadi korban perampokan atau begal.

Baca juga: Istri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suaminya Bos Rumah Makan Padang di Karawang

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Bos Rumah Makan Padang di Karawang Ditangkap, Polisi Gelar Konpers Hari Ini

"Jadi NW itu menyewa pembunuh bayaran, dia menjanjikan uang Rp 30 juta jika berhasil," kata Oliestha, pada Sabtu (6/11/2021).

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved