Berita Nasional

PPKM Level 3 saat Libur Nataru, Komunitas Warteg Nusantara Pertanyakan Fungsi Vaksinasi Covid-19

"Dengan pemberlakuan PPKM level 3 tentunya akan mempengaruhi pendapatan usaha warteg," sambung dia. 

Penulis: Lusius Genik Lendong | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
ILUSTRASI PPKM --- Pihak pengelola Metropolitan Mall Bekasi menjelaskan pihaknya mengkuti aturan yang ditetapkan pemerintah daerah ihwal kapasitas maksimal jumlah pengunjung. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Komunitas Warteg Nusantara atau disingkat Kowantra, sebagai salah satu sektor yang bakal terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, mempertanyakan fungsi vaksinasi Covid-19 yang telah dijalankan pemerintah.

Kowantra pun menyayangkan wacana penerapan PPKM Level 3 secara nasional di masa libur natal dan tahun baru (nataru). 

"Kami perlu penjelasan pemerintah dengan pemberlakuan PPKM level 3 lagi di libur nataru. Bagaimana dengan program vaksinasi yang sudah dilakukan pemerintah?," tutur Koordinator Kowantra, Mukroni saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (20/11/2021) malam. 

"Apakah program ini tidak dapat menurunkan angka covid -19 dan tidak dapat mengendalikan penyebaran covid-19?," ujarnya lagi.

Baca juga: Ariza Bersyukur Pemerintah Pusat Sadar untuk Menerapkan PPKM Level 3 saat Libur Nataru

Baca juga: DPRD Kota Bekasi Dukung Pemerintah Pusat Terapkan PPKM Level 3 saat Libur Nataru

Mukroni bahkan meminta kejelasan kepada pemerintah mengenai kapan pandemi Covid-19 ini bisa berakhir. 

"Sampai kapan pandemi Covid-19 ini terus berlangsung?," Ujar dia. 

Mukroni, mewakili pelaku usaha warteg di seluruh Indonesia, bahkan meminta agar pemerintah bisa menerapkan kebijakan yang lebih baik.

"Dunia usaha UKM terutama warteg sudah hampir kolaps, mohon pemerintah berusaha bijaksana agar UKM tidak mati suri," pungkas dia.

 

BERITA VIDEO : PRESIDEN JOKOWI PERINGATKAN WARGA, COVID-19 BISA NAIK LAGI

 

Dijelaskan Mukroni, penghasilan para pelaku usaha warung Tegal (warteg) belum sepenuhnya pulih dikarenakan daya beli masyarakat masih kecil. 

"Kondisi usaha warteg masih belum pulih sepenuhnya karena daya beli masyarakat juga belum pulih," kata Mukroni.

"Dengan pemberlakuan PPKM level 3 tentunya akan mempengaruhi pendapatan usaha warteg," sambung dia. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved