Selasa, 28 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Bencana Alam

UPDATE Erupsi Gunung Semeru, 5.205 Warga Terdampak, 15 Orang Meninggal Dunia dan 27 Lainnya Hilang

Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru melaporkan korban meninggal dunia menjadi 15 orang.

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
Humas BNPB
Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru melaporkan korban meninggal dunia menjadi 15 orang. Foto: Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru. 

TRIBUNBEKASI.COM - Plt Kapusdatinkom BNPB, Abdul Muhari dalam siaran pers-nya, Senin (6/12/2021), mengenai update erupsi Gunung Semeru.

Sekitar 11.10 WIB hari ini, Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru melaporkan korban meninggal dunia menjadi 15 orang.

Posko juga melaporkan jumlah warga yang masih dinyatakan hilang dampak erupsi Gunung Semeru sebanyak 27 orang.

Namun demikian, pengecekan dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan status korban tersebut.

Baca juga: UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Ini Penampakan Aliran Lahar di Curah Kobokan dan Jembatan Gladak Perak

Baca juga: UPDATE Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal Dunia, Berikut Ini Penjelasan Plt Kapusdatinkom BNPB

Baca juga: Masih Berstatus Waspada, Masyarakat Dilarang Beraktivitas pada Radius 1 Kilometer dari Kawah Semeru

Hingga hari ketiga, posko tetap melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang jadi korban awan panas guguran Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, yang meletus pada Sabtu (4/12/2021).

Berikut ini total data korban jiwa atau terdampak yang berhasil dihimpun oleh Posko.

Yaitu warga terdampak 5.205 jiwa, hilang 27 dan meninggal dunia 15.

Posko masih memutakhirkan data warga terdampak.

Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru.
Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru. (Humas BNPB)

Dari jumlah yang meninggal dunia, sebanyak delapan jiwa teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan tujuh lainnya di Kecamatan Candipuro.

Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa yang tersebar di 19 titik.

Posko informasikan sebaran penyintas sebagai berikut, Kecamatan Pronojiwo terdapat 9 titik pos pengungsian.

Pos pengungsian berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru.
Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru. (Humas BNPB)

Sebaran pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di 6 titik pos pengungsian, yakni Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), Kantor Camat Candipuro.

Sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak 4 titik yaitu Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved