Selasa, 7 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Bencana Alam

UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Sebanyak 2.970 Unit Rumah dan 3.026 Ekor Hewan Ternak Terdampak

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari sebut 2.970 Unit Rumah dan 3.026 ekor hewan ternak terdampak.

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
Humas BNPB
Kondisi kerusakan di DAS Curah Kobokan, Lumajang, Jawa Timur akibat terdampak awan panas guguran Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). (Humas BNPB) 

TRIBUNBEKASI.COM - Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengaku ada 6.022 jiwa terdampak erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Ribuan jiwa terdampak erupsi Gunung Semeru tersebut, mengungsi yang tersebar di 115 titik pos pengungsian.

Angka tersebut dirilis dari Data Pos Komando (posko) Tanggap Darurat Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Rabu (8/12/2021).

"Posko terus memutakhirkan data warga terdampak maupun warga mengungsi di wilayah Kabupaten Lumajang, Malang dan Blitar." katanya Kamis (9/12/2021).

Baca juga: UPDATE Erupsi Gunung Semeru, 6.022 Jiwa Terdampak Mengungsi, Tersebar di 115 Titik Pos Pengungsian

Baca juga: UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Jumlah Korban Hilang Capai 22 Orang, Pencarian Ditargetkan Satu Minggu

Baca juga: UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Operasi Pencarian Korban Hilang Ditargetkan Hanya Satu Minggu

Sebaran jumlah penyintas paling banyak berada di Kecamatan Candipuro dengan 2.331 orang.

Sedangkan di Kecamatan Pasirian 983 orang, Pronojiwo 525, Tempeh 554, Sumbersuko 302, Lumajang 271, Pasrujamber 212, dan Sukodono 204.

Lalu di Kunir 127, Tekung 67, Senduro 66, Padang 62, Jatiroto 59, Kedungjajang 50, Klakah 45, Yosowilangun 40, Rowokangkung 37, Ranuyoso 26, Randuagung 24, Tempusari 23 dan Gucialit 14.

Dalam rapat koordinasi posko yang digelar hari ini, sejumlah pelayanan dasar jadi perhatian petugas di lapangan untuk dioptimalkan.

"Misalnya operasional dapur umum untuk menambah kapasitas masakan, kebutuhan toilet portabel dan ruang yang lebih nyaman untuk warga penyintas" ucapnya.

Terkait hal alokasi tempat pengungsian, posko masih mengidentifikasi fasilitas pendidikan yang aman dan dapat dimanfaatkan untuk pemindahan para penyintas.

Selain pengungsian, erupsi juga berdampak pada aset warga seperti rumah warga dan hewan ternak.

Data sementara mencatat rumah terdampak 2.970 unit dan hewan ternak 3.026 ekor, dengan rincian sapi 764 ekor, kambing 684 dan unggas lainnya 1.578.

Sementara itu, data sementara fasilitas umum (fasum) terdampak antara lain sarana pendidikan 42 unit, sarana ibadah 17, fasilitas kesehatan 1 dan jembatan rusak 1.

Data korban jiwa per hari ini, tercatat korban meninggal dunia 39 orang dan hilang 13 orang.

Petugas di lapangan masih terus melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap warga meninggal.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved