Breaking News:

Berita Bisnis

Hingga November 2021, Laba Krakatau Steel Tembus Rp1 Triliun

Perolehan perusahaan berkode saham KRAS tersebut meningkat 66,8 persen dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun 2020.

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews/HO/Setpres/Agus Suparto
Ilustrasi - Presiden Joko Widodo menandatangani baja produk terbaru saat meresmikan pabrik baja Hot Strip Mill 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Kota Cilegon, Banten, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM — Hingga November 2021 ini, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp30 triliun. Dari total pendapatan tersebut, perusahaan plat merah ini mampu meraup laba sebesar Rp1,06 triliun.

Perolehan perusahaan berkode saham KRAS tersebut meningkat 66,8 persen dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun 2020.

Direktur Keuangan PT Krakatau Steel, Tardi mengatakan, dari sisi EBITDA di periode hingga November 2021 ini, Perseroan berhasil mencapai realisasi EBITDA sebesar Rp2,2 triliun, atau meningkat 105 persen dibandingkan EBITDA di periode yang sama tahun 2020.

“Performance Krakatau Steel sampai dengan November 2021 ini kami sampaikan untuk mengembalikan kepercayaan pasar, kreditur, vendor bahwa kinerja Krakatau Steel semakin baik,” jelas Tardi dalam keterangannya dikutip Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Hingga November 2021, Laba Krakatau Steel Tembus Rp1 Triliun

Baca juga: Stasiun Karawang dan Cikampek Siapkan Layanan Antigen saat Nataru

“Kami juga yakin di tahun 2021 ini akan kembali mencatatkan laba, bahkan meningkat dari laba tahun buku 2020,” sambungnya.

Sejalan dengan itu, Tardi juga menjelaskan bahwa Krakatau Steel akan memenuhi pembayaran kewajiban utangnya sebesar 200 juta dolar AS kepada tiga bank milik pemerintah yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang jatuh tempo di bulan Desember 2021.

“Kami berkomitmen akan melakukan pembayaran kewajiban tersebut. Dengan dukungan dari Kementerian BUMN, Krakatau Steel saat ini, tengah menyiapkan langkah-langkah agar kami dapat membayar kewajiban tersebut tepat waktu,” tambah Tardi.

Lebih lanjut Tardi menyatakan bahwa beragam inisiatif strategis yang dijalankan seperti efisiensi, digitalisasi, dan optimalisasi organisasi menjadikan Krakatau Steel semakin menguatkan daya saing di pasar baja nasional. Hasilnya, Krakatau Steel membukukan perbaikan kinerja di tiap periodenya. (Tribunnews.com/Ismoyo)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved