Breaking News:

Berita Politik

Terkait Capres 2024, Ridwan Kamil Mantab Gabung Parpol Juni Nanti

Mantan Wali Kota Bandung tersebut tak menampik jika dirinya sedang merencanakan diri untuk gabung di salah satu partai politik.

Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyempatkan diri berfoto dengan warga di sela meninjau lokasi revitalisasi Setu Rawa Kalong, Curug, Cimanggis, Depok pada Sabtu (18/12/2021) siang. 

TRIBUNBEKASI.COM — Nama Ridwan Kamil masuk dalam pantauan sejumlah lembaga survei politik untuk pemilihan presiden (pilpres) 2024 sebagai salah satu calon presiden (capres) favorit.

Salah satunya adalah survei dari Lembaga Indikator Politik Indonesia. Survei yang dirilis pada 5 Desember 2021 itu menempatkan Ridwal Kamil di posisi 4 teratas capres favorit di bawah nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Menanggapi hasil survei tersebut, pria yang kerap disapa Kang Emil ini mengaku pasrah apabila namanya dikaitkan dengan isu Pilres 2024. Namun, di sisi lain, dirinya menyambut baik hasil survei tersebut.

"Kalau baik alhamdulillah, kalau kurang juga jadi kontemplasi saja, yang penting kalau saya melihat ini bahwa kalau kerja baik elektoral juga baik ya," kata Kang Emil saat ditemui di Setu Rawa Kalong, Depok pada Sabtu (18/12/2021) siang.

Baca juga: Curhat Gubernur Jawa Barat, Sebut Tahun 2020-2021 Sebagai Tahun Tersulit, Ridwan Kamil: Lahir Batin!

Pada kesempatan tersebut, Mantan Wali Kota Bandung tersebut tak menampik jika dirinya sedang merencanakan diri untuk gabung di salah satu partai politik. "Nanti bulan Juni Insya Allah," singkatnya.

Saat ini, Kang Emil mengaku dirinya masih akan fokus pada urusannya sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Saya lagi fokus kerja, sebagai 'pengantin politik' selalu dikutip-kutip, disurvei-survei, ya pasrah saja," pungkas Kang Emil.

Pantau Setu
Kedatangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di lokasi tersebut adalah untuk meninjau lokasi revitalisasi Setu Rawa Kalong, Curug, Cimanggis, Depok.

Menurut Kang Emil, selama dua tahun Pandemi Covid-19, proyek revitalisasi Setu Rawa Kalong sempat tertunda karena memprioritaskan penanganan Pandemi.

Baca juga: Fauzi dan Nabila Sumringah saat Ridwan Kamil jadi Saksi Nikah usai Peluncuran MPP

"Semua pembangunan terhambat, tapi yang penting kan nyelametin nyawa dulu. Nah setelah itu, karena Depok juga penanganan Covid-19nya bagus sekarang kembali ngurusi pembangunan," kata Kang Emil di lokasi.

Lebih lanjut, kata Kang Emil, kekayaan Kota Depok terletak pada setu dan danau yang dimilikinya. "Dulu kan semrawut, jorok. Kali ini kita beri contoh untuk terus memperbaiki kekayaan Depok yang nggak dimiliki oleh kota lain," sambung Kang Emil.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved