Berita Nasional

Angkasa Pura I Siapkan Antisipasi Lonjakan Penumpang di Tengah Meluasnya Varian Omicron

Upaya AP I adalah bekerja sama intensif dengan stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, serta Satgas Covid-19.

Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Banu Adikara
Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi. 

TRIBUNBEKASI.COM — PT Angkasa Pura I (Persero) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di tengah kekhawatiran meluasnya Covid-19 varian Omicron.

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengungkapkan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat keluar kota, tentunya membuka potensi penyebaran atau penularan virus varian Omicron di sejumlah wilayah Indonesia.

Untuk itu Perseroan melakukan sejumlah upaya antisipasi di 15 bandara yang dikelolanya, terutama bandara-bandara yang melayani rute internasional.

"Dengan mulai meningkatnya trafik penumpang, utamanya dibandingkan dengan catatan di tahun lalu, kami mengantisipasinya dengan pengetatan protokol kesehatan,” ucap Faik dalam keterangannya, Minggu (26/12/2021).

Baca juga: Angkasa Pura I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Periode Libur Natal Nyaris Tembus 1 Juta Orang

“Hal ini juga merupakan respons kami dalam mengantisipasi masuknya Covid-19 varian B.1.1.529 atau Varian Omicron, utamanya di bandara kami yang melayani penerbangan internasional, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Sam Ratulangi Manado," sambungnya.

Upaya yang dilakukan Angkasa Pura I adalah melakukan kerja sama yang intensif dengan stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, serta Satgas Covid-19.

Angkasa Pura I selaku pengelola bandara juga memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat di seluruh bandaranya, yaitu dengan penyiapan personel yang berpatroli untuk melakukan pemantauan implementasi protokol kesehatan di area terminal, pembersihan fasilitas yang sering dipergunakan oleh penumpang di terminal, dan memastikan implementasi jarak minimal antar penumpang atau physical distancing.

Serta memastikan ketertiban penumpang untuk menghindari penumpukan penumpang di area-area seperti di pintu masuk terminal penumpang, check-in counter, security checkpoint, ruang tunggu penumpang, garbarata, baggage claim area, serta area tunggu transportasi darat.

Baca juga: Pengelola Setu Rawa Gede Bekasi Lakukan Pembatasan Saat Nataru

"Kami bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, serta Satgas Covid-19 sebagai garda depan pemeriksaan penumpang untuk mengantisipasi adanya penumpang rute kedatangan internasional yang terpapar virus varian ini," pungkasnya.

Hampir 1 Juta Penumpang

Sebelumnya diberitakan bahwa PT Angkasa Pura I mencatat jumlah penumpang pesawat udara di 15 bandara yang dikelolanya hampir menembus angka 1 juta penumpang.

Total jumlah penumpang tersebut yakni sebanyak 928.315 penumpang. Angka tersebut diambil selama H-8 hingga H-2 Natal, Desember 2021.

Perseroan mencatat, angka tersebut tumbuh 18 persen jika dibanding Tahun 2020. Pada periode yang sama di tahun 2020 lalu, Angkasa Pura I mencatat jumlahnya sebanyak 787.782 penumpang.

Baca juga: Pengamanan Nataru, Hampir 100 Personel Satpol PP Kepulauan Seribu Disiagakan

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan, untuk trafik pesawat udara pada periode 17 hingga 23 Desember 2021, tercatat sebanyak 8.828 pergerakan pesawat terlayani.

Angka tersebut turun 9 persen jika dibandingkan dengan jumlah pergerakan pesawat di periode yang sama di tahun 2020 lalu yang sebanyak 9.713 pergerakan pesawat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved