Breaking News:

Berita Seleb

Terkait Dugaan Penipuan Berkedok Investasi, Ustaz Yusuf Mansur Digugat Dua Orang TKI

Dalam sidang perdana kasus tersebut, kedua belah pihak hanya diwakili kuasa hukum masing-masing.

Penulis: Bayu Indra Permana | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Nur Ichsan Arief
Ustaz Yusuf Mansur. 

TRIBUNBEKASI.COM — Ustaz Yusuf Mansur (UYM) kembali digugat oleh beberapa orang yang mengaku menjadi korban tindak penipuan berkedok investasi tabungan tanah. 

Kali ini UYM, sapaan akrab Ustaz Yusuf Mansur, digugat oleh dua orang TKI yang bekerja di Hongkong. Kedua penggugat itu bernama Sri Sukarsi dan Marsiti.

”Ini sidang pertama kasus investasi tabung tanah,” ujar Asfa Davy Bya kuasa hukum pihak penggugat usai persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang beberapa waktu lalu.

Dalam sidang perdana kasus tersebut, kedua belah pihak hanya diwakili kuasa hukum masing-masing.

”Kasusnya ada dua kasus. Ada lima korban yang memberikan kuasa kepada kami, hari ini ada dua korban atas investasi tabung tanah,” beber Asfa.

Baca juga: Namanya Dicatut Pelaku Kasus Penipuan, Ikmal Tobing: Ini yang Kedua Kalinya

”Waktu itu taun 2014, saudara UYM ceramah di Hongkong, menawarkan investasi tabung tanah, tertariklah ada lima orang, yang dua sidang hari ini, yang tiga sidang Selasa depan sidang pertamanya,” jelasnya.

Asfa menjelaskan bahwa maksud gugatan dari pihaknya adalah meminta uang kerohiman dan uang investasi yang dijanjikan akan diberikan kepada kliennya. 

"Yang kami gugat adalah uang bagi hasilnya, uang kerohimannya yang pertama, gugatan kedua, kami ingin tahu uang invetasi dari tahun 2014 digunakan untuk apa? Tabung tanah itu apa? Itu yang kita pingin tahu?," katanya.

Baca juga: Vendor Upacara Adat Pernikahan Ikut Menjadi Korban Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Karawang

Sementara itu, kuasa hukum Ustaz Yusuf Mansur, Ariel Moctar mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan secara detil materi gugatan yang mengarah pada kliennya.

"Masih awal, pada saatnya akan saya kasih keterangan, sebaiknya kita tunggu proses berjalan,” kata Ariel Moctar

"UYM tetap seperti sebelumnya, terhadap permasalah hukum, beliau sangat kooperatif, dan menjalani secara hukum,” beber Ariel. (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved