KPK OTT Pepen
Rahmat Effendi Ditangkap KPK, Kader Partai Golkar Kota Bekasi Diminta Solid dan Hormati Proses Hukum
Kader Partai Golkar Kota Bekasi diminta tetap tenang, solid, dan menghormati proses hukum.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN -- Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari, buka suara terkait pengakapan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ade mengatakan dia menghormati proses hukum yang sedang dihadapi orang nomor satu di Kota Bekasi itu.
"Saya hanya bisa menyampaikan, kita harus tetap kuat atas badai yang menerpa Partai Golkar Kota Bekasi," kata Ade Puspitasari dalam keterangannya, Sabtu (8/1/2022)
Rahmat Effendi saat ini berstatus Wali Kota Bekasi non aktif setelah ditangkap dalam OTT KPK pada Rabu (5/1).
Ade mengungkapkan bahwa semua kader Partai Golkar Kota Bekasi menanyakan masalah tersebut, dan bagaimana harus bersikap.
"Kita ini (kader Partai Golkar Kota Bekasi) sedang mendapat ujian dan fitnah, sedang ramai sekarang ini. Maka perlu saya klarifikasi kepada internal kader Partai Golkar Kota Bekasi. Mohon ditekankan, internal kader Partai Golkar Kota Bekasi ya," katanya.
Saat ini para kader Partai Golka diminta untuk tetap tenang, sambil terus mengupayakan bantuan hukum yang merupakan hak Rahmat Effendi, yang saat ini ditahan di rutan KPK, Jakarta Selatan.
Selain itu, Ade juga meminta kepada para Kader Partai Golkar Kota Bekasi untuk tidak melupakan kebaikan-kebaikan Rahmat Effendi yang telah membesarkan Partai Golkar di Kota Bekasi.
"Intinya kita harus tetap solid menyongsong pemilu akan datang. Proses hukum tentu saja harus dijunjung tinggi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Video-viral-Ade-Puspitasari.jpg)