Elektabilitas Ganjar Pranowo Terus Naik Setelah Prabowo Subianto, Ini Komentar Sekjen PDI Perjuangan

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selalu berada di posisi tertinggi di sejumlah hasil survei.

Editor: Panji Baskhara
TribunManado.co.id
Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Kiri) selalu berada di posisi tertinggi di sejumlah survei setelah Prabowo Subianto. 

TRIBUNBEKASI.COM - Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selalu ada di posisi tertinggi.

Posisi Ganjar Pranowo tersebut kerap kali muncul setelah nama Prabowo Subianto.

Tingginya elektabilitas Ganjar Pranowo terus naik ini berdasarkan hasil sejumlah survei.

Kesuksesan Ganjar pun mendapat tanggapan dari Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Baca juga: Kiper Singapura Hassan Sunny Diganjar Kartu Merah, Timnas Indonesia Berhasil Masuk Final Piala AFF

Baca juga: Pilpres 2024, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Diprediksi Gagal Jadi Capres, Ini Kata Arief Poyuono

Baca juga: GARIS Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024, Ini Alasan dan Penilaiannya

Menurut Hasto, itu merupakan bukti kepercayaan rakyat kepada kader PDIP.

"Kami punya banyak kader yang sudah teruji, karena setiap keberhasilan kepala daerah itu menjadi materi dalam sekolah calon kepala daerah PDIP,"

"Sehingga keberhasilan kader PDIP dilakukan secara sistemik dan perubahannya terukur di dalam menyelesaikan masalah rakyat," ujar Hasto dalam keterangan resmi, Minggu (10/1/2022).

Namun, Hasto mengatakan hingga saat ini PDIP belum memutuskan nama untuk didukung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dia mengakui sedang memperkuat konsolidasi sekaligus mematangkan kaderisasi.

Hasto menyatakan, untuk menentukan seseorang dapat dicalonkan dalam Pilpres 2024 tidak semata-mata berpatokan terhadap elektabilitas survei.

"Untuk menjadi seorang Presiden diperlukan keteguhan dalam memimpin dan kemampuan teknokratis untuk menjabarkan seluruh aspek-aspek ideologis."

"Selain itu, calon presiden juga harus memiliki spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia. Dia juga perlu memiliki pemahaman terhadap kebudayaan, sehingga bukan elektoral semata," ujar Hasto.

Hasro menuturkan kaderisasi yang selama ini dibangun PDIP untuk menghasilkan kepemimpinan yang ideologis sesuai Pancasila dan meletakkan masa depan bagi masyarakat yang dipimpinnya.

Sehingga, Hasto Kristiyanto menganggap stok pemimpin yang bisa didukung untuk Pilpres 2024 banyak dan tak ada masalah di dalamnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved