Breaking News:

Berita Bekasi

Tanggapi Pernyataan Ade Puspitasari Soal Koalisi, Heri Koswara Nilai Masih Terlalu Dini

Herkos menilai, terkait koalisi dengan partai lain merupakan tahapan yang masih jauh untuk dibicarakan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara menanggapi pernyataan Ade Puspitasari yang sempat viral di media sosial. Ade menyebutkan ketika kuning berkoalisi dengan orange, maka warna akan mati.

Namun, dalam video tersebut tidak disebutkan mengenai warna yang dimaksud oleh Ade tersebut. Namun, jika merujuk pada warna partai maka kuning merupakan partai Golkar. Sedangkan untuk warna orange diperkirakan merupakan PKS.

"Yang pertama ini terlalu dini ya, terlalu cepat lah. Seyogyanya masih jauh, jangan ada statement seperti itu, saya kira itu terlalu cepat," kata Heri Koswara dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Diungkapkan oleh Herkos sapaan Heri Koswara bahwa saat ini, PKS tengah melakukan persiapan langkah dalam upaya pemenangan pemilu legislatif.

Bahkan saat ini, masih dalam persiapan menyiapkan pencalegan, adapun targetnya dua kali lipat dari yang ada sekarang. 

Baca juga: Ade Puspitasari Sebut Ada yang Mengincar Partai Golkar di Bekasi dan Koalisi Baru pada 2024

Baca juga: Ade Puspitasari, Anak Wali Kota Bekasi, Sebut Penangkapan Ayahnya Merupakan Pembunuhan Karakter

Disinggung mengenai nantinya Partai Golkar mengajak berkoalisi di Pemilu 2024. Herkos tak menampik hal tersebut bisa saja terjadi di dunia politik. Bahkan dia pun menyebut juga bisa berkoalisi dengan partai-partai yang lain.

"Ya kalo politik kita sangat mungkin bisa berkualisi dengan siapa saja dan koalisi untuk pilkada kita DPD nggak mandiri, malaupun kita punya keinginan ini nanti perlu ada keputusan dari DPW dan DPP," katanya.

Kendati demikian, dikatakan Herkos terkait koalisi dengan partai lain masih tahapan yang masih jauh untuk dibicarakan. Ia khawatir, hal ini justru akan mengkotak-kotakan antara partai politik yang lain.

"Saat ini kita mementingkan rakyat dulu, bagaimana pelayanan ini terus berjalan dengan baik, dengan adanya Plt. Untuk partai tugas memenangkan Pilkada dan pileg ya memang kewajibannya, tapi masih panjang," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved