Breaking News:

Berita Karawang

Pemkab Karawang Mulai Berikan Vaksin Booster Covid-19, Diutamakan Bagi Lansia

Vaksin booster diutamakan bagi lansia (lanjut usia) terlebih dahulu. Ada 153.437 lansia yang menjadi sasaran vaksinasi booster.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Ilustrasi - Tenaga vaksinator sedang memasukan dosis vaksin Moderna ke dalam tabung suntik pada program vaksinasi booster. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat segera memulai vaksin booster Covid-19 atau vaksinasi dosis ketiga.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, dr Fitra Hergyana menjelaskan vaksin booster diutamakan bagi lansia (lanjut usia) terlebih dahulu.

Ada sebanyak 153.437 lansia yang menjadi sasaran vaksinasi booster.

"Untuk dosis dan jenis vaksin yang diberikan sesuai petunjuk dari Kementerian Kesehatan," kata dr Fitra Hergyana, pada Kamis (13/1/2022).

Suntikan vaksin booster dilakukan dengan platform homologous (vaksin yang sama dengan dosis satu dan dua) dan heterologous (vaksin yang berbeda dengan dua suntikan sebelumnya).

Setidaknya ada tiga kombinasi vaksin booster yang akan diberikan mulai hari ini. Pertama, untuk penerima vaksin primer Sinovac atau vaksin pertama dan kedua Sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis vaksin Pfizer.

Baca juga: Vaksinasi Booster Dimulai di Kabupaten Bekasi, ASN Jadi Target di Hari Pertama

Baca juga: Pemprov DKI Prioritaskan Vaksin Covid-19 Booster untuk Lansia dan Kelompok Rentan

Alternatif kedua, untuk penerima vaksin primer Sinovac, akan diberikan booster setengah dosis vaksin AstraZeneca.

Alternatif ketiga, untuk vaksin primer AstraZeneca, akan diberikan boosternya setengah dosis vaksin Moderna.

"Kami sedang melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pihak rumah sakit untuk vaksin booster tersebut. Dilakukan sesuai petunjuk kemenkes," jelas dia.

Dia mengharapkan para lansia ini dapat menerima vaksin dosis ketiga. Pasalnya, lansia menjadi yang rentan terpapar Covid-19 sehingga diperlukan dosis ketiga.

"Apalagi sekarang ini ada Omicron, dan kami juga meminta agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved