Berita Bekasi
Kebakaran di Rumah Tahfidz Quran Jatiasih Tewaskan Seorang Santri, Saksi Sempat Dengar Ledakan Keras
"Menurut keterangan petugas pelaksana, kemungkinan kuat kebakaran terjadi karena kebocoran gas yang timbul dari regulator tabung gas
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Kapolsek Jatiasih, Kompol Abriansyah mengatakan jika kebakaran terjadi pada dini hari tadi.
Berdasarkan informasi keterangan dari saksi, jika sempat terdengar ledakan ketika sebelum kebakaran terjadi.

"Jadi, saksi sedang berada dirumah lantai atas sempat mendengar suara ledakan dari arah rumah Tahfid Qur'an yang bersebelahan dengan tempat tinggalnya, kemudian yang bersangkutan langsung ke bawah," kata Kompol Abriansyah.
Saat saksi yang juga merupakan warga sekitar itu, selanjutnya turun untuk memastikan sumber ledakan itu, terlihat asap putih keluar dari ventilasi rumah tersebut.
Saat dicermati rupanya api sudah membesar membakar sebagian area rumah tersebut.
"Selanjutnya saksi ini membangunkan keponakannya untuk membawa ember yang berisi air serta membangunkan warga sekitar," katanya.
Sementara itu pemilik rumah Tahfid Qur'an yang masih tertidur di lantai 2 juga turut dibangunkan oleh para santri dan memberikan informasi adanya terjadi kebakaran.
Selanjutnya pemilik pun turun ke bawah untuk memastikan terjadinya kebakaran itu.
"Menurut keterangan saksi 1 rumah Tahfid tersebut berisikan 19 orang," katanya.
Dikatakan Abriansyah, jika diduga kuat kebakaran terjadi karena adanya kebocoran tabung gas.
Sehingga sempat terjadi ledakan dan membakar area salah satu ruangan di rumah tersebut.
Meski begitu, Polsek Jatiasih masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Menurut keterangan petugas pelaksana, kemungkinan kuat kebakaran terjadi karena kebocoran gas yang timbul dari regulator tabung gas atau kompor gas," ucapnya.