Kamis, 23 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Pidato Kebangsaan Zulkifli Hasan, di Indonesia Agama dan Negara Saling Mengisi

Zulkifli Hasan menyampaikan pemikirannya soal hubungan agama dan negara dalam Pidato Kebangsaan bertajuk Indonesia Butuh Islam Tengah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Zulkifli Hasan menyampaikan Pidato Kebangsaan bertajuk Indonesia Butuh Islam Tengah, di Gedung Perpustakaan Nasional pada Sabtu (29/1/2022). 

Dalam kerangka itulah, lanjut Zulkifli, para bapak dan ibu Indonesia menyepakati bahwa Pancasila dan UUD 1945 sebagai konsensus bernegara.

Tanpa menjadikan agama sebagai dasar negara, tidak berarti Indonesia menjadi negara yang sekuler, apalagi anti agama.

“Sila pertama Pancasila berbunyi ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ adalah bukti bahwa kesadaran agama selalu menjadi pondasi kita bernegara, sekaligus menjadi bintang penuntun dalam melaksanakan keempat sila yang lainnya,” ujar Zulkifli.

Karena itu, dia menganggap hubungan antara agama dan negara saling mengisi dalam konsep Indonesia.

Tanpa menjadi landasan hukum formal, agama telah menjadi falsafah dan landasan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Maka pikiran untuk menjadikan Indonesia sebagai negara agama hanya menunjukkan ketidakpahaman dalam memahamai falsafah bernegara,” imbuhnya.

Hadir dalam acara itu Menteri Negara BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jambi Al Haris, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Sumber: Wartakota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved