Info Pendidikan
Berikut Tips Bagi Orangtua Membimbing Anak Agar Tak Salah Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi
orangtua bisa memulai dari apa sih yang mereka (anak) suka banget sekarang,” kata Saskhya
Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Peran orangtua tak hanya memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, orangtua juga punya peran penting dalam pendidikan anak.
Sebelum masuk ke sekolah formal, orangtua berperan dalam mengajarkan cara berbahasa, berkomunikasi, hingga menghitung sederhana.
Lalu, ketika anak sudah masuk usia Sekolah Dasar (SD), peran orangtua tentu lebih banyak lagi.
Begitu juga ketika si anak hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Baca juga: Terapkan 4 Strategi, STIE Sukses Gelar Perkuliahan Hingga Mewisuda Mahasiswanya Sepanjang Pandemi
Baca juga: Teknologi Digital di Sektor Pendidikan Ditujukan untuk Pembelajaran Bermakna dan Menyenangkan
Nah, bagi para orangtua acap kali bingung ketika hendak memilih jurusan bagi anak-anaknya saat akan kuliah.
Terkait hal itu, psikolog Saskhya Aulia Prima memberikan tips dalam membimbing anak saat memilih jurusan kuliah yang sesuai.
Saskhya memaparkan, para orangtua bisa mulai melihat kegiatan apa yang paling anak sukai belakangan ini.
"Dari perspektif psikologi perkembangan anak, terutama kalau anak sudah remaja, orangtua bisa memulai dari apa sih yang mereka (anak) suka banget sekarang,” kata Saskhya dalam seminarEdu Fest 2022 Sampoerna Academy yang digelar secara daring, Jumat (11/2).
BERITA VIDEO : JOKOWI BERTEMU ANAK SD JAGO MATEMATIKA
Setelah itu, orangtua juga perlu belajar untuk menangkap perkembangan dunia saat ini bagaimana.
"Ini berkaitan dengan banyak pekerjaan dan profesi baru yang akan berbeda dengan zamannya orangtua dulu," katanya.
"Apalagi ke depannya bisa jadi ada profesi, pekerjaan, bahkan jurusan yang baru ada. Jadi di-explore dari minat bakat anaknya, kalau bingung bisa juga konsultasi ke psikolog," kata Saskhya lagi.
Setelah itu, tak hanya soal minat, pemilihan jurusan juga perlu mempertimbangkan kemampuan anak.
Orangtua pun perlu mengetahui seberapa jauh kemampuan anak dalam bidang yang disukai.
"Jadi perlu juga dilihat bukan cuma minat saja, tapi juga kemampuannya mereka (anak)," ujar Saskhya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Peran-Orangtua-memilih-jurusan-anak-saat-masuk-perguruan-tinggi.jpg)