Berita Bekasi

Balita Pemakan Kertas dan Sandal Dirujuk ke RSUD Cabangbungin

berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi balita GI yang gemar mengunyah kertas dan sandal dalam keadaan baik dan sehat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
GI (3), bocah asal Kampung Bulak Sukadana, Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial lantaran memiliki kebiasaan yang tak lazim. 

TRIBUNBEKASI.COM, MUARAGEMBONG — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Puskesmas Muaragembong untuk melakukan pendampingan terhadap balita pemakan kertas dan sendal, berinisial GI (3).

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (23/3/2022) kemarin, juga melibatkan dokter guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap GI.

"Sudah dikunjungi oleh tim dari puskesmas kemarin," ungkap Sri saat dikonfirmasi, Kamis (24/3/2022).

Sri mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi balita GI dalam keadaan baik dan sehat.

"Sampai dengan kemarin, informasi dokter dari puskesmas kondisi anak tersebut baik," ucapnya.

Baca juga: Bocah Umur 3 Tahun Asal Muaragembong Doyan Ngemil Benda-benda Aneh

Baca juga: Suka Ngemil Kertas dan Sandal, Balita Muaragembong Ini Tak Alami Gangguan Pencernaan

Kadiskes menambahkan pihaknya akan merujuk GI ke RSUD Cabangbungin untuk pemeriksaan lanjutan guna melihat kondisi di dalam tubuh GI yang memakan kertas, styrofoam dan sendal sejak umur 1 tahun.

"Besok akan diupayakan untuk dilakukan pemeriksaan awal di RSUD Cabangbungin. Pemeriksaannya kami serahkab kepada dokter yang memeriksa," tutur Sri.

Sebelumnya, seorang balita berinisial GI (3) asal Kampung Bulak Sukadana, Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial lantaran memiliki kebiasaan yang tak lazim.

Tidak seperti anak-anak pada umumnya, GI suka memakan benda-benda aneh seperti kertas, styrofoam, kardus maupun sendal jepit.

Baca juga: KPAD Kabupaten Bekasi Minta Pemkab Beri Perhatian Balita Pemakan Sendal

Baca juga: Pedagang Menjerit Minyak Goreng Curah Masih Gaib, Andre Rosiade Pertanyakan Kinerja Pemerintah

Orang tua GI, Setiawati mengatakan anaknya tak mengalami gangguan pencernaan meski kebiasaan tersebut muncul sejak GI berumur 1 tahun.

"Tadinya saya khawatir sama dia, takut dia kenapa-kenapa gitu. Alhamdulillah enggak, enggak pernah ngeluh sakit dia," ucap Setiawati saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022) kemarin. 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved