Final Piala AFF 2022
Miliki Opsi Strategi Saat Hadapi Thailand, Andre Picessa Prediksi Tim Futsal Putra Indonesia Menang
Maka kata Andre, Mohammad Hashemzadeh mempunyai banyak opsi strategi meskipun Timnas Indonesia hanya membawa 14 pemain.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --– Pelatih anyar Timnas Futsal Putra Indonesia, Mohammad Hashemzadeh, dipandang memiliki banyak opsi strategi saat anak asuhnya menghadapi Tim Thailand pada Final Piala AFF 2022 di Stadion Indoor Huamark, Bangkok, Thailand, Minggu (10/4/2022).
Pandangan ini disampaikan mantan pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Andre Picessa.
“Untuk strategi saya lihat ada dua optional. Pertama bagaimana caranya dengan menggempur lawan dari berbagai sisi termasuk dengan memanfaatkan Evan sebagai Pivot,” kata Andre saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (9/4/2022).
Evan sendiri dalam ajang ini telah mengemas tujuh gol, berada di posisi kedua top skor sementara.
Baca juga: Gagal Berlaga di AFF U-23, Kiper Timnas Indonesia Asal Karawang Ini Targetkan Ikut Piala Dunia U-20
Baca juga: Tim Futsal Indonesia Hadapi Thailand di Final Piala AFF, Ini Harapan Pelatih Muhammad Hashemzadeh
“Sebelumnya memang sempat orang bertanya-tanya, kenapa Timnas hanya bawa satu pivot saja. ternyata sudah kejawab sebenarnya ada pivot kedua yaitu, Syuqi Saud tapi bedanya dia bisa bermain lebih ke kiri dan kanan,”
“Terbukti juga saat Syuqi main dengan Runtuboy itu seperti Tsubasa dan Misaki, chemistrynya sudah sangat dapat dan saya pikir ini sangat baik buat tim,” papar Andre lagi.
Maka kata Andre, Mohammad Hashemzadeh mempunyai banyak opsi strategi meskipun Timnas Indonesia hanya membawa 14 pemain.
Tak hanya itu, skema lainnya yang bakal dimanfaatkan pelatih Hashemzadeh yakni dengan mengoptimalkan peran Rio Pangestu dan Ardiansyah Nur atau Anca yang bisa juga bermain sebagai flank.
BERITA VIDEO : KONTRAK PRATAMA ARHAN BERSAMA TOKYO VERDY
Khusus Anca, menurut Andre perannya sangat baik guna mengalirkan bola dan cara bertahannya juga sangat bagus.
“Saya juga melihat Rio Pangestu menjadi anchor, dia sangat baik. Anca juga jadi primadona. Saya lihat posisi dia anchor tapi kadang-kadang bisa main di flank. Dia pemain yang berkualitas, terbukti saat main dengan tim-tim kuat, Anca bisa menyuplai bola ke rekan setimnya dengan baik dan bisa baca bola saat bertahan,” jelasnya.
Andre meyakini 14 pemain yang tampil di Piala AFF 2022 akan tampil habis-habisan pada laga final esok.
Ia berharap, Timnas Indonesia Futsal bisa kembali meraih juara seperti tahun 2010 silam.
“Saya harap ini jadi momentum untuk futsal kembali on the track terlebih kita juga sudah lolos ke Piala AFC,” kata Andre.
“Laga final besok jadi motivasi bagi pemain agar bisa bawa piala itu lagi ke Indonesia untuk kedua kalinya. Saya rasa itu juga harapan kita semua,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Pemain-Timnas-Futsal-Indonesia.jpg)