Berita Karawang

Lahan Pertanian di Kabupaten Karawang Tetap Dipertahankan Walau Ada Pembangunan TOD Kereta Cepat

Lahan pertanian di Karawang tetap dipertahankan meskipun ada pembangunan kawasan transit oriented development (TOD) kereta cepat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com
Lahan pertanian di Karawang tetap dipertahankan meskipun ada pembangunan kawasan transit oriented development (TOD) kereta cepat. Foto: Suasana depan lokasi Pier (pilar) atau tiang pancang pembangunan kereta cepat Jakarta- Bandung dirobohkan terkena ekskavator viral di media sosial. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Lahan pertanian di Karawang tetap dipertahankan meskipun ada pembangunan kawasan transit oriented development (TOD) kereta cepat.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.

Ada beberapa program rancangan peraturan kepala daerah (ranperkada) untuk dapat tetap mempertahankan area pertanian.

"Karawang masih jadi lumbung padi bagi Jawa Barat, dengan persentase 53 persen luas lahan diperuntukkan bagi lahan pertanian."

Baca juga: Kehabisan Tiket Kereta Api untuk Keberangkatan H-2 Lebaran, Agus Pilih Pulang Lebih Awal ke Semarang

Baca juga: Wabup Karawang Tegaskan Pemkab Bakal Pertahankan Lahan Pertanian Meski Ada Proyek TOD Kereta Cepat

Baca juga: Detik-detik Ustaz Ahmad Yasin Berusaha Keluar dari Dalam Mobil saat Terseret Kereta Sejauh 10 Meter

"Walaupun nanti ada TOD kami akan pertahankan lahan pertanian," kata Aep Syaepuloh, pada Selasa (26/4/2022).

Dijelaskan Aep, penggunaan lahan pertanian itu harus diminimalkan dan pemanfaatannya harus dimaksimalkan.

Seperti lahan yang difungsikan untuk industri seluas 7,3 persen saja.

Namun, sektor industri yang hanya seluas 7,3 persen dari luas wilayah namun kontribusi sebesar 71 persen pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Karawang.

"Sektor industri sebagai generator ekonomi wilayah ciptakan lapangan pekerjaan dan membangkitkan kegiatan ekonomi lainnya," ucap dia.

Aep menambahkan, perkembangan industri melalui pembangunan kawasan industri perlu ditunjang oleh kawasan perkotaan penunjang industri, untuk penyediaan hunian, fasilitas dan aksesibilitas.

"Kawasan TOD Kereta Cepat dan sekitarnya disiapkan jadi kawasan perkotaan penunjang industri dengan fungsi sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) baru," ujarnya.

Lalu, Kawasan Perkotaan TOD Kereta Cepat juga disiapkan sebagai Kawasan Aerothropolis rencana pembangunan Bandara Soekarno Hatta II.

"Rencananya di Karawang itu kan akan ada bandara, ini tentu menjadi persiapannya," tandasnya.

(TribunBekasi.com/MAZ)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved