Berita Karawang
Wabup Karawang Tegaskan Pemkab Bakal Pertahankan Lahan Pertanian Meski Ada Proyek TOD Kereta Cepat
Dijelaskan Aep, penggunaan lahan pertanian itu harus diminimalkan dan pemanfaatannya harus dimaksimalkan.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Lahan pertanian di Karawang akan tetap dipertahankan meskipun adanya pembangunan kawasan transit oriented development (TOD) kereta cepat.
Hal itu ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Karawang, Aep Syaepuloh.
Dikatakannya, ada beberapa program rancangan peraturan kepala daerah (ranperkada) untuk dapat tetap mempertahankan area pertanian.
"Saat ini Karawang masih menjadi lumbung padi bagi Jawa Barat. Dengan persentase 53 persen luas lahan diperuntukkan untuk lahan pertanian. Walaupun nanti ada TOD kami akan pertahankan lahan pertanian," kata Aep, pada Selasa (26/4/2022).
Baca juga: Alasan Kementerian ATR/BPN Ingin Pertahankan Lahan Sawah Dilindungi dalam RTRW di Kabupaten Bekasi
Baca juga: Baru Tahu Ada Potensi Timun Suri di Perum Karawang Baru, Dinas Pertanian Siap Berikan Pembinaan
Dijelaskan Aep, penggunaan lahan pertanian itu harus diminimalkan dan pemanfaatannya harus dimaksimalkan.
Seperti lahan yang difungsikan untuk industri seluas 7,3 persen saja. Meski demikian, sektor industri yang hanya seluas 7,3 persen dari luas wilayah namun berkontribusi sebesar 71 persen pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Karawang.
"Sektor industri sebagai generator ekonomi wilayah menciptakan lapangan pekerjaan dan membangkitkan kegiatan ekonomi lainnya," ucap dia.
Aep menambahkan, perkembangan industri melalui pembangunan kawasan industri perlu ditunjang oleh kawasan perkotaan penunjang industri untuk penyediaan hunian, fasilitas dan aksesibilitas.
BERITA VIDEO : PERUM KARAWANG BARU JADI PUSAT PETANI TIMUN SURI
"Kawasan TOD Kereta Cepat dan sekitarnya disiapkan menjadi kawasan perkotaan penunjang industri dengan fungsi sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) baru," ujarnya.
Selain itu, Kawasan Perkotaan TOD Kereta Cepat juga disiapkan sebagai Kawasan Aerothropolis rencana pembangunan Bandara Soekarno Hatta II.
"Rencananya di Karawang itu kan akan ada bandara, ini tentu menjadi persiapannya," tandasnya.
Jadi pusat timun suri
Kawasan Perum Karawang Baru, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, menjadi pusat petani timun suri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Tak tanggung-tanggung, dalam musim panen menjelang puasa ini dapat menghasilkan 1.000 ton timun suri.