Berita Karawang
Bocah 14 Tahun di Karawang Akhiri Hidup, Komnas PA: Ternyata Tidak Tergantung tapi Tengkurap
Terkait penyebab bunuh diri karena depresi, Komnas PA Jawa Barat juga telah melakukan penggalian informasi.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
"Iya betul, awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat adanya sorang anak dibawah umur gantung diri dan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP)," kata Oesman, saat dikonfirmasi, pada Selasa (10/5/2022).
Dari hasil olah TKP, kata Oesman, hasil kasat mata tidak ditemukan kekerasan fisik pada jasad korban.
Korban ditemukan gantung diri di kolong jembatan tol menggunakan tali tambang yang diikatkan di leher dan cantolkan menggunakan kayu ke sela-sela panel jembatan.
"Pihak keluarga menolak saat hendak dibawa untuk divisum atau autopsi. Keluarga sudah buat surat penolakan," jelas dia.
Dari keterangan saksi keluarga korban bernama Parmin mencari korban yang sejak siang pergi dari bengkel.
Baca juga: Pamit Buka Bersama, Wanita Muda Ini Belum Juga Diketahui Keberadaannya
Baca juga: Antisipasi Hepatitis Akut, Dinkes Kabupaten Bekasi Minta Nakes Lebih Cermat Lihat Gejala Pasien
Menurut Oesman, pihaknya juga sudah melakukan pendalaman terkait penyebab korban gantung diri.
Dari keterangan dua saksi, diduga korban gantung diri karena merasa tertekan setelah dimarahi oleh istri saksi, gara-gara bensin yang dijualnya belum dibayar oleh pembeli.
"Saksi-saksi ada dua orang dimintai keterangan, penyebabnya dimarahi karena bensin yang dibeli pembeli belum dibayar," tandasnya.