Berita Bekasi

Perusahaan Pembuang Limbah di Cikarang Barat Langgar Enam Aturan Pencemaran Lingkungan

Terdapat enam jenis pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Kimu Sukses Abadi, sesuai dengan surat paksaan pemerintah.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
PT Kimu Sukses Abadi di Jalan Telaga Asih, Kampung Cibitung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dikenakan sanksi administratif oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Rabu (15/6/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG BARAT — Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman mengatakan, pihaknya memberikan arahan kepada PT Kimu Sukses Abadi dalam mengatasi pencemaran lingkungan dan masalah perizinan perusahaan.

"Saluran pembuangan limbah mereka tidak memenuhi syarat yang kita buat, ini juga bisa mengotori lingkungan juga. Tadi yang kita arahkan di sini, mengatasi pencemarannya, menanyakan izinnya apa saja, memang pas kita periksa belum ada," ujar Eman saat dikonfirmasi, Kamis (16/6/2022).

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan Hukum Dinas Lingkungan Hidup, Arnoko menjelaskan, pembuangan saluran limbah tersebut memasuki saluran-saluran drainase masyarakat sekitar hingga mengalir ke sungai, dan menjadi salah satu hal yang mencemari limbah ke Kali Sadang.

"Jadi saluran ini dari proses PT. Kimu, kemudian memasuki saluran drainase warga pemukiman sampai dengan sungai, salah satunya iya tetapi memang posisinya ada dihilir, karena ini elevasinya turun ke Kali Sadang," ucap Arnoko.

Terdapat 6 (enam) pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Kimu Sukses Abadi, sesuai dengan surat paksaan pemerintah, antara lain belum memiliki dokumen lingkungan dan persetujuan lingkungan; membuang air limbah yang menyatu dengan saluran drainase air hujan menuju ke badan air; belum memiliki persetujuan teknis pemenuhan baku mutu air limbah; menyimpan limbah B3 berupa kemasan bekas tinta B321-4 di area terbuka di halaman perusahaan; belum memiliki tempat penyimpanan limbah B3 sesuai dengan ketentuan teknis; dan belum memiliki rincian teknis penyimpanan limbah B3.

Baca juga: Cemari Lingkungan, Pemkab Bekasi Beri Sanksi Administratif PT Kimu Sukses Abadi

Baca juga: Minyak Goreng Kemasan Jadi Pilihan, Disperindag Kota Bekasi Tunggu Juknis Penghapusan Migor Curah

Baca juga: Bawaslu Kabupaten Bekasi Tampung Laporan Warga melalui Medsos Terkait Pelanggaran Pemilu 2024 

Atas temuan-temuan pelanggaran tersebut, PT Kimu Sukses Abadi juga harus memenuhi syarat-syarat yang tertera dalam surat paksaan pemerintah, beserta batasan waktunya yang terhitung pada hari ini, antara lain harus menyusun dokumen Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dan persetujuan lingkungan sesuai dengan izin peruntukan penggunaan lahan, paling lama 120 hari;
Mereka juga harus menghentikan pembuangan air limbah yang menyatu dengan drainase air hujan, paling lama 7 hari; membersihkan saluran drainase air hujan dan air limbah tinta, paling lambat 7 hari kerja; memisahkan saluran pembuangan dengan saluran drainase, paling lambat 30 hari kerja; dan membuat persetujuan teknis, pemenuhan baku mutu air limbah, paling lambat 120 hari kerja;

Selain itu, mereka juga harus menyerahkan limbah B3, berupa tinta dan kemasan tinta kepada usaha dan pengolahan limbah B3 yang berizin, paling lambat 7 hari kerja; membuat tempat penyimpanan limbah B3, sesuai dengan ketentuan teknis, paling lama 30 hari kerja; dan membuat rincian teknis penyimpanan limbah B3, paling lama 120 hari kerja. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved