Bolehkan Berkurban Atas Nama Orang yang sudah Meninggal Dunia? Simak Penjelasan Beberapa Ustaz

Inilah hukum berkurban atas nama seseorang yang sudah meninggal dunia, menurut penjelasan beberapa ustaz.

Editor: AC Pinkan Ulaan
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Inilah hukum berkurban atas nama seseorang yang sudah meninggal dunia, menurut penjelasan beberapa ustaz. Keterangan foto: (ilustrasi). 

TRIBUNBEKASI.COM -- Hari Raya Iduladha sebentar lagi akan tiba, dan umat muslim yang mampu akan melaksanakan ibadah kurban.

Melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Iduladha di bulan Dzulhijjah merupakan ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah.

Sebagaimana dilansir Tribun Jabar, hukum ibadah kurban ini adalah sunah muakad, atau sunah yang sangat ditekankan.

Umat muslim sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah ini setiap tahunnya.

Tak sedikit masyarakat yang melakukan ibadah kurban atas nama orang yang sudah meninggal. Namun bagaimana hukumnya?

Ulama muda Solo, yang juga dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Joko Robi Prasetyo, menjelaskan bahwa hukum berkurban untuk orang yang sudah meninggal bisa dibagi dua.

Pertama hukumnya diperbolehkan, dan yang kedua adalah wajib dilaksanakan jika orang yang meninggal tersebut pernah berkeinginan atau berwasiat untuk melaksanakan kurban atas namanya.

"Kita boleh berniat kurban untuk saudara kita yang sudah meninggal," kata Robi saat dihubungi Tribun Network, Selasa (7/7/2020).

"Jika sebelum meninggal dia berkeinginan untuk berkurban, maka hukumnya menjadi wajib," tambahnya.

Sementara itu, Ustaz Buya Yahya dalam sebuah ceramah yang disiarkan melalui kanal YouTubenya mengatakan, dalam berkurban lebih baik mendahulukan bagi orang yang hidup.

Halaman
123
Sumber: TribunJabar.id
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved