Berita Nasional

Presiden Jokowi Puji Airlangga Hartarto Terkait Program Kartu Prakerja, Begini Tanggapan Ekonom CORE

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet tanggapi pujian Presiden Jokowi untuk Airlangga Hartarto soal Kartu Prakerja.

Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Ilustrasi: Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet tanggapi pujian Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto soal keberhasilan program Kartu Prakerja. 

TRIBUNBEKASI.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memuji kinerja Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pujian dari Jokowi untuk Airlangga Hartarto tersebut berkaitan dengan program kartu prakerja.

Jokowi sebut kartu prakerja merupakan salah satu program yang berhasil di pemerintahannya.

Pujian ini ditanggapi Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet.

Baca juga: Hasil Survei TBRC Sebut Elektabilitas Airlangga Hartarto Naik, Kepuasan Masyarakat Capai 71,9 Persen

Baca juga: Elektabilitas Partai Golkar Naik, Dave Laksono Ungkap Kinerja Airlangga Hartarto

Baca juga: Pilpres 2024, Elektabilitas Airlangga Hartarto Tertinggi, Citra Network Nasional: 29,2 Persen

Menurut Yusuf Rendy Manilet, jika bicara konteks pandemi Covid-19, maka klaim Jokowi tersebut beralasan.

Kartu prakerja berhasil menjadi salah satu program pemerintah yang bisa jadi bantalan sementara, bagi kelompok masyarakat untuk bisa bertahan selama dua tahun pandemi Covid-19.

"Program ini setidaknya memberi insentif bagi mereka yang membutuhkan agar mereka bisa terjaga daya belinya di tengah penurunan aktivitas perekonomian selama pandemi," katanya saat dihubungi, Selasa (21/6/2022).

Di sisi lain kartu prakerja juga menjadi semacam bantuan bagi mereka yang mau membuka usaha sementara demi mendapatkan penghasilan, ataupun pendapatan selama periode pandemi.

Beberapa survei dilakukan oleh lembaga, baik lembaga pemerintah maupun lembaga penelitian, menunjukkan ada dampak positif yang diberikan program kartu prakerja.

Terutama, untuk menjaga daya beli mereka sementara.

"Namun demikian, jangan dilupakan bahwa program kartu prakerja pada dasarnya untuk meningkatkan skill para pekerja untuk bisa masuk ke lapangan kerja utama," tegasnya.

Dia menambahkan, hal yang menjadi persoalan, tidak semua pelatihan yang didapatkan peserta sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia saat ini.

Sementara di sisi lain, proses penciptaan lapangan kerja masih rendahnya membuat skill yang mereka dapatkan dari program kartu prakerja belum termanfaatkan secara lebih optimal.

Maka dari itu, untuk pelaksanaan di masa yang mendatang, program kartu prakerja perlu menyesuaikan dengan kebutuhan skill yang diperlukan tenaga kerja, untuk masuk ke lapangan kerja yang tersedia saat ini.

Di saat bersamaan, pemerintah juga perlu kebijakan penciptaan lapangan kerja yang disesuaikan dengan program pelatihan yang ditawarkan oleh kartu prakerja maupun program-program pelatihan yang tersedia saat ini.

"Sederhananya jika penciptaan lapangan kerja tidak terjadi maka mereka yang sudah mendapatkan pelatihan baik itu melalui program kartu pra kerja ataupun program pelatihan lain"

"Akhirnya tidak bisa terserap ke lapangan kerja formal utama dan pada muaranya kemudian masuk ke lapangan kerja informal, yang sifatnya tidak bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik dibandingkan lapangan kerja yang sifatnya formal," tandas dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai Kartu Prakerja sebagai salah satu program yang berhasil di pemerintahannya.

Jokowi secara khusus memuji kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai salah satu motor penggerak keberhasilan program Kartu Prakerja.

Pujian juga diberikan atas kinerja manajemen pelaksana program Kartu Prakerja yang membuahkan hasil positif.

Hal itu berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 88,9 persen penerima Kartu Prakerja meningkat keterampilannya.

(TribunBekasi.com/BAS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved