Berita Jakarta
Warta Kota Network Gelar Diskusi 'Jakarta Kota Global' Kamis 7 Juli 2022, Dihadiri Unsur Forkopimda
Dia menginginkan, diskusi ini melahirkan gagasan dan narasi yang dapat membangun Jakarta menjadi semakin nyaman, maju dan keadaban bagi publik.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Menyikapi kepindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Provinsi Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur, Warta Kota Network kembali menggelar diskusi.
Diskusi bertajuk ‘Jakarta Kota Global’ dan digelar secara hybrid di Balai Kota DKI Jakarta, pada Kamis (7/7/2022) petang ini sedianya akan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah DKI Jakarta.
Antara lain yang terdiri dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan; Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani; Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran; Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Reda Menthovani.
Baca juga: Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi: Pemidahan IKN Tak Berpengaruh Kecuali Jika Pusat Niaga Pindah
Baca juga: Kemendagri Perkirakan pada Juli 2022 Mendatang Ada 100 Ribu Tenaga Kerja Pindah ke IKN Nusantara
Bagaimana sikap dan pandangan para unsur Forkopimda dan juga pelaku usaha terkait kepindahan IKN ini?
Diskusi ini, kata Pemimpin Redaksi Warta Kota Domu D. Ambarita, sebagai bentuk komitmen Warta Kota untuk berkontribusi kepada masyarakat.
Dia menginginkan, diskusi ini melahirkan gagasan dan narasi yang dapat membangun Jakarta menjadi semakin nyaman, maju dan keadaban bagi publik.
BERITA VIDEO : DISKUSI BERTEMA JAKARTA MASA DEPAN, PERSPEKTIF PEMDA SE-JABODETABEK
“Tentu Jakarta sebagai kota global juga diharapkan dapat semakin sehat, terutama dalam pelayanan publik,” ujar Domu pada Rabu (6/7/2022).
Tidak hanya itu, Domu mengharapkan Jakarta menjadi tempat yang sehat dan layak untuk tetap dihuni.
Sebagaimana diketahui, Jakarta sempat menjadi perhatian publik karena menjadi salah satu kota terburuk di dunia dalam hal polusi udara.
“Kita tahu akhir-akhir ini buruk kondisi udaranya, antara lain karena memang jarang hujan, dan adanya polutan yang diduga bersumber dari kawasan pabrik,” kata Domu.
Menurut dia, tema ini diangkat untuk menindaklanjuti klaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa Jakarta sebagai kota global.
Soalnya, berbagai persyaratan untuk menjadi kota seperti ini telah dipenuhi Jakarta, misalnya konektivitas transportasi publik, konsep smart city (kota cerdas) dan sebagainya.
“Sebagai media yang tinggal di Jakarta, Warta Kota juga mendekatkan kegiatannya dengan program-program yang melayani publik. Dengan Jakarta sebagai kota global yang tujuannya untuk kenyamanan publik bagi warga Jakarta ataupun pendatang maka kami sepakat dengan angle (sudut pandang) itu,” jelas Domu.
Dia berujar, Jakarta harus tetap maju dan berkembang meski nantinya tak lagi menyandang status sebagai IKN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Diskusi-bertajuk-Jakarta-Kota-Global.jpg)