Sabtu, 18 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Jakarta

Sering Ada Event-event Internasional Seperti Formula E, Anies Klaim Jakarta Sandang Kota Global

“Formula E sudah selesai, sampai sekarang juga masih ramai dibicarakan, tapi sebetulnya event global itu tidak hanya Formula E,” lanjutnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kejati DKI Jakarta Reda Manthovani, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anzani dan CEO Titipku Henri Suhardja, berbincang saat acara diskusi di Balaikota Jakarta, Kamis (7/7/2022). Warta Kota Network kembali menggelar diskusi untuk menyikapi kepindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Provinsi Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kali ini diskusi bertajuk ‘Jakarta Kota Global’ dan digelar secara hybrid. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNBEKASI.COM --- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap Provinsi DKI Jakarta sudah menyandang sebagai kota global.

“Jakarta ini kota global karena ada event-event global di tempat ini. Event-event global itu sebagian tenar, misalnya Formula E, itu tenar betul dan ramai dibicarakan,” kata Anies saat diskusi yang digelar Warta Kota Network di Balai Kota DKI pada Kamis (7/7/2022).

“Formula E sudah selesai, sampai sekarang juga masih ramai dibicarakan, tapi sebetulnya event global itu tidak hanya Formula E,” lanjutnya.

Baca juga: Warta Kota Network Gelar Diskusi Jakarta Kota Global Kamis 7 Juli 2022, Dihadiri Unsur Forkopimda

Baca juga: Kemendagri Perkirakan pada Juli 2022 Mendatang Ada 100 Ribu Tenaga Kerja Pindah ke IKN Nusantara

Menurut dia, Jakarta kerap menjadi tempat pertemuan dari agenda berskala internasional. Beberapa hari lalu, DKI Jakarta menjadi tuan rumah pertemuan para dokter sedunia, namun karena tidak tenar sehingga kurang menjadi perhatian publik.

“World Medical Association itu berkumpul di Jakarta selama tiga hari. Nanti beberapa waktu lagi kami akan menjadi tuan rumah pertemuan guru-guru se-Asia,” ucapnya.

Kata dia, ada sekitar 1.000 event internasional yang ada di Asean, dan separuhnya digelar di Jakarta.

Karena itu, Jakarta tidak hanya dianggap sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia, tetapi juga sebagai Ibu Kota Asean.

“Jakarta adalah Ibu Kota Asean, itu sebabnya stasiun MRT dinamakan Stasiun Asean untuk mengingatkan kita semua bahwa kota ini bukan hanya Ibu kota Indonesia, tapi Ibu Kota Asean,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

Saking banyaknya event Asena, lanjut dia, hotel yang ada di sepanjang Sudirman-Thamrin akan dipenuhi pendatang dari negara di wilayah Asean.

BERITA VIDEO : JAKARTA MASA DEPAN DALAM PERSPEKTIF PEMDA SE-JABODETABEK

Dalam kunjungannya itu, mereka bisa memanfaatkan kereta MRT Jakarta untuk menunjang mobilitasnya.

“This is a global city (ini adalah kota global), jadi ini kami ingatkan kepada semua kalau ada Konferensi Asean, itu hotel-hotel sepanjang Thamrin-Sudirman penuh dan para hadirinnya tinggal naik MRT lalu turun di Stasiun Asean,” ucapnya.

“Jadi tamu merasa naik MRT dari hotel ke sana (lokasi konferensi), untung hotelnya tidak di Tanjung Priok, karena belum ada MRT ke Tanjung Priok. Tapi dari sisi mereka, di kota ini mereka ketemu dengan fasilitas-fasilitas setara dengan kota global,” lanjutnya.

Kebijakan progresif jadi alasan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap, pemerintah daerah telah melakukan berbagai kebijakan progresif untuk kepentingan dunia. Hal inilah yang menjadikan Jakarta sebagai kota global.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved