Berita Kriminal

Sosok Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Menyita Perhatian Iwan Fals, Ada Apa?

Musisi Virgiawan Listanto atau Iwan Fals soroti sosok pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com/Andreas Lukas Altobeli
Di kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, sosok pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menyita perhatian pelantun lagu 'Bongkar' Virgiawan Listanto atau Iwan Fals. Foto: Iwan Fals saat tampil di acara Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019). Acara festival musik tahunan ini dimeriahkan sejumlah band papan atas diantaranya Nidji, Noah, Sheila On 7, Jamrud, Iwan Fals dan lain-lain. 

TRIBUNBEKASI.COM - Kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ternyata jadi sorotan Musisi Virgiawan Listanto atau Iwan Fals .

Di kasus ini, sosok pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, turut menyita perhatian pelantun lagu 'Bongkar' ini.

Kata Iwan Fals melalui akun media sosial (Medsos) Twitternya mengatakan, Kamaruddin Simanjuntak ialah advokat yang menuduh istrinya, Rosanna memalsukan dokumen organisasi Orang Indonesia (OI).

"Lho ini pengacara yg nuduh istri saya palsukan surat2 Ormas Oi nih, dibilangnya juga bahwa Oi itu organisasi berbahaya...hmm..." tulis akun Twitter @iwanfals, Sabtu (24/7/2022).

Baca juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J, Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo Digaris Polisi dan Stiker Bareskrim Polri

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Kasus Brigadir J Mirip dengan Kasus Pembunuhan Enam Anggota FPI, Ini Penjelasannya

Baca juga: Dapat Atensi Presiden Jokowi, Polisi Diminta Secara Jujur Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Brigadir J

Sosok Kamaruddin Simanjuntak belakangan memang menjadi sorotan publik seusai ditunjuk sebagai pengacara keluarga Brigadir J.

Seperti diketahui, Brigadir J ialah anggota polisi yang tewas dalam kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Selama mengawal kasus tersebut, Kamaruddin Simanjuntaj menuding banyak kejanggalan dalam kasus tersebut.

Termasuk juga tudingan Brigadir J meninggal dunia bukan karena baku tembak dengan Bharada E, melainkan ada dugaan penganiayaan dan penyiksaaan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo baru-baru ini meminta kuasa hukum keluarga Brigadir J tidak memberikan pernyataan di luar kompetensinya sebagai pengacara kepada publik.

Hal itu agar tidak tercipta banyak spekulasi mengenai benda-benda yang diduga digunakan saat menyiksa Brigadir J.

"Pengacara menyampaikan sesuai dengan hukum acaranya, jangan berspekulasi tentang luka, tentang benda ini benda itu, itu nanti expert yang menjelaskan," ujar Irjen Dedi, Sabtu (23/7/2022).

Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo Digaris Polisi dan Stiker Bareskrim Polri

Rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan digaris polisi, pada Sabtu (23/7/2022).
Rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan digaris polisi, pada Sabtu (23/7/2022). (Wartakotalive.com/Miftahul Munir)

Pasca prarekonstruksi, polisi hiasi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo dengan garis polisi, pada Sabtu (23/7/2022).

Diketahui, rumah dinas Irjen Ferdy Sambo tersebut, berlokasi di Kompleks Polri Duren Tiga, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan.

Diketahui, garis polisi warna kuning itu masih terpasang karena menjadi lokasi penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved