Berita Bekasi

Kasus DBD di Kota Bekasi Alami Kenaikan, Per 29 Juli 2022 Ada 1.910 Kasus

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan dari 12 kecamatan sebanyak tiga Kecamatan memiliki temuan kasus DBD yang cukup tinggi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan dari 12 kecamatan sebanyak tiga Kecamatan memiliki temuan kasus DBD yang cukup tinggi. 

Gejala DBD yang umum terdiri dari tiga fase. Fase demam meliputi demam tinggi 40 derajat, nyeri seluruh tubuh, sakit kepala, mual muntah.

Fase bahaya (kritis), yakni menurunnya suhu tubuh, muntah, mimisan, nyeri perut.

Sedangkan fase penyembuhan di saat tubuh kembali demam, namun trombosit berangsur normal.

Mengingat resiko penyakit yang cukup berbahaya, Tanti harap masyarakat melakukan upaya pencegahan di rumah dan lingkungan masing-masing.

"Maka itu, saya mengimbau, saya mengajak mari kita menekan angka DBD, dengan cara PSN dari masing-masing keluarga atau jadi Jumantik di masing-masing rumahnya, jadi satu rumah satu Jumantik," ucapnya.

(TribunBekasi.com/JOS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved