Berita Bekasi

Bolehkah Anak Jalani Imunisasi Setelah Terima Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya?

Di Kota Bekasi sendiri, Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat ada sebanyak 200 ribu lebih yang akan menerima vaksin imunisasi Polio, dan Diftteri.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) mulai dilaksanakan, para orangtua pun diminta untuk segera membawa anaknya agar dapat menjalani imunisasi di fasilitas kesehatan terdekat.

Lalu bagaimana anak yang telah disuntik vaksin covid-19, namun masuk dalam ketegori penerima imunisasi, apakah hal ini cukup aman bagi anak?

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan bahwa vaksin imunisasi untuk bayi, balita dan anak usia sekolah, meskipun usia anak sekolah sudah menerima vaksin covid-19, dipastikan tetap aman jika menerima vaksin imunisasi.

"Jadi tetap aman, meskipun kemarin sudah melakukan vaksinasi covid-19, tapi ini kan vaksin untuk Polio, Difteri, ya kan bukan secara umum, tapi secara spesifik pada penyakit tertentu," kata Tanti Rohilawati, Sabtu (6/8/2022).

Menurut Tanti Rohilawati, penerima vaksin imunisasi biasanya sudah memiliki rekan jejak imunisasi.

Baca juga: Ruas Tol Baru Bakal Segera Dibangun, Tak Perlu Lewat Jakarta, Jarak Karawang-Bogor Hanya 40 Menit

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Perusahaan Kain Industri di Kawasan AIH, Butuh Supervisor Finishing

Baca juga: Bawaslu Karawang Minta Masyarakat Lapor jika Data Diri Dicatut Parpol dalam Sipol

Ia memberikan contoh seperti halnya pemberian vaksin Polio, dimana penerima vaksin itu harus memenuhi dasar imunisasi yaitu sebanyak 4 kali.

"Jadi tidak masalah meskipun sudah menerima vaksin. Karena kembali lagi ini vaksin imunisasi itu untuk spesifik penyakit tertentu," katanya.

Di Kota Bekasi sendiri, Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat ada sebanyak 200 ribu lebih yang akan menerima vaksin imunisasi itu, baik itu Polio, Difteri dan sebagainya.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi pun menargetkan jumlah tersebut bisa terealisasi di BIAN 2022 ini.

"Target kita 100 persen terpenuhi, targetnya karena kita ingin mencapai target zero polio di 2026. Akan tetapi kalo belum mencapai maksimal 100 persen, nah di bulan September kita lakukan sweeping," ucapnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved