Minggu, 3 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Sering Terjadi Kemacetan, Dua Jalan ini Jadi Perhatian Serius Dishub Kota Bekasi

Di antaranya yaitu Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, dan Jalan Kimangun Karsono, Bekasi Timur.

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
ILUSTRASI KEMACETAN --- Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menyebut ada dua titik Jalan di Kota Bekasi yang menjadi perhatiannya karena kemacetan yang kerap kalo terjadi. Diantaranya yaitu Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, dan Jalan Kimangun Karsono, Bekasi Timur. Keterangan Foto : Kemacetan terjadi di Jalan Insinyur Juanda Depan Stasiun Bekasi, Rabu (3/6/2020) sore 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menyebabkan beberapa jalan terjadi kepadatan volume kendaraan hingga mengakibatkan kemacetan panjang.

Hal ini tentu menyebabkan aktivitas masyarakat terhambat.

Di Kota Bekasi sendiri, Dinas Perhubungan (Dishub) telah mendapatkan laporan terkait keluhan masyarakat akibat terjadinya kemacetan terutama ketika pagi hari saat masyarakat memulai aktivitasnya.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Teguh Indiranto mengatakan ada dua titik jalan di Kota Bekasi yang menjadi perhatiannya karena kemacetan yang kerap kalau terjadi.

Di antaranya yaitu Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, dan Jalan Kimangun Karsono, Bekasi Timur.

"Sementara ada dua titik yang masuk dan kami serap informasinya. Pertama itu Jalan Perjuangan tadi dan yang kedua itu ada di Daerah KH. Agus Salim, Bekasi Timur," kata Teguh Indiranto, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Tekan Kemacetan, Jasa Marga Lakukan Pelebaran Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 50 hingga KM 67

Baca juga: Ada Pak Ogah di Jalan Klari-Jembatan Cikampek Bikin Resah dan Macet, Ini Kata Kapolres Karawang

Terkait langkah penanganan yang akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi, saat ini baru satu jalan yang tengah dilakukan upaya untuk mengurai kemacetan yang ada yakni di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara dengan menerapkan sistem contra flow.

"Kalau Jalan Perjuangan kita lakukan uji contra flow pada Selasa (23/8) minggu depan mulai pukul 06.00-08.00 WIB," katanya.

Sementara itu, untuk Jalan sekitar daerah Jalan Agus Salim, tepatnya di Jalan Kimangun Karsono, Dinas Perhubungan Kota Bekasi berencana akan menerapkan sistem one way atau satu arah.

BERITA VIDEO : JALAN LINGKAR UTARA KALIABANG TENGAH RUSAK BERAT

Hal ini karena memang jalan tersebut cukup kecil namun aktivitas masyarakat cukup tinggi.

"Itu kan notabennya jalannya Kecil, terus juga banyak aktifitas anak sekolah, sehingga terjadi penumpukan ketika orangtuanya mengantarkan ditambah lagi aktivitas masyarakat di pagi hari, sehingga jalanya itu sering terjadi kepadatan yang cukup tinggi," ujarnya.

Meski berencana untuk melakukan sistem satu arah, namun Teguh Indiranto menyebut jika rencana itu masih dalam proses pembahasan lebih lanjut, serta kajian-kajian terlebih dahulu, sehingga ketika nanti diterapkan tidak ada kebingungan masyarakat sekitar.

"Tapi ini masih dalam proses kajian dan nanti akan dibahas dulu di rapatkan di Kelurahan, rencananya satu arah di Jalan tersebut. Jadi masih kita rapatkan karena kan, kita masih minta masukan pengguna jalan dan warga sekitar," ucapnya. 

Berlakukan contraflow di Jalan Perjuangan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akan memberlakukan contra flow di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Selasa 23 Agustus 2022 pekan depan, mulai pukul 06.00-08.00 WIB.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indiranto pemberlakuan contra flow selama dua jam di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara ini merupakan tindak lanjut atas respon masyarakat, sebab jalanan tersebut kerap terjadi kemacetan saat di pagi hari.

"Jadi, Jalan Perjuangan dari arah Selatan ke Utara itu ketika pagi hari antreannya cukup padat, panjang itu bisa sampai Prima Harapan, dari mulai Jembatan Sasak Papan sampai Prima Harapan itu kalau pagi," kata Teguh Indiranto, Kamis (18/8/2022).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akan memberlakukan contra flow di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Selasa 23 Agustus 2022 pekan depan, mulai pukul 06.00-08.00 WIB.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akan memberlakukan contra flow di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Selasa 23 Agustus 2022 pekan depan, mulai pukul 06.00-08.00 WIB. (Istimewa)

Dinas Perhubungan Kota Bekasi telah melakukan join survei terkait keluhan masyarakat itu bersama dengan Polsek Bekasi Utara dari unsur Lantas, UPTD BMSDA, serta unsur Kelurahan Bekasi Utara, atas survei dan rapat ini maka diputuskan untuk memberlakukan contra flow.

Sebab, menurut Teguh, jika Jalan Perjuangan, Bekasi Utara kerap mengalami kemacetan karena padatanya volume kendaraan dari arah Selatan ke Utara.

Bahkan kemacetan yang terjadi bisa mencapai radius 800 meter hingga 1 Kilo Meter.

"Kita hanya uji coba di pagi hari saja dulu. Dari Selatan ke Utara. Jadi dari Bekasi Utara menuju ke arah Summarecon yang notabennya pengendara mengarah ke tol Bekasi Barat ke Jakarta," katanya.

Diungkapkan oleh Teguh, mulai hari ini Rabu (18/8) akan mulai dilakukan sosialisasi hingga pemasangan spanduk-spanduk yang ada di sekitar Jalan Perjuangan, Bekasi Utara.

Hal ini menurut dia, agar masyarakat dapat tersosialisasi dengan baik sampai jangan waktu uji coba contra flow diberlakukan.

Sebab, menurut dia dahulu Jalan Perjuangan, Bekasi Utara sempat diberlakukan contra flow, namun hal ini tidak berjalan efektif, sebab manajemen rekayasa lalu lintas tidak terinformasi secara baik oleh pengguna jalan sehingga terjadi kebingungan.

"Kalau kali ini kita antarkan sampai Bundaran Emerald Summarecon jadi bener bener kita atur kalanisasi menggunakan traffic cone. Jadi tidak ada kebingungan lagi pengguna jalan, tinggal pengguna jalan mentaati rambu yang sudah kita pasang," ujarnya.

Teguh, mengaku optimis jika rencana contra flow di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara yang akak diberlakukan mulai Selasa (23/8) minggu depan ini, bisa menggurai kemacetan yang sering terjadi di Jalan itu. Sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar.

"Nah harapnya pas contra flow ini bisa mengeleminir antrean kurang lebih 30 persen sampai 40 persen. Saya sih optimis. Nanti kita akan evaluasi setelah uji coba selama dua minggu kedepan," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved