Berita Bekasi

Rumah Gubuknya Direnovasi Organisasi Shiddiqiyyah, Remaja Yatim Piatu di Cibarusah Ini Sujud Syukur

Momentum ini juga sebagai bentuk mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Organisasi Shiddiqiyyah Cabang Bekasi menyalurkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada seorang pemuda yatim piatu bernama Dava Sugandi (18) yang tinggal di Perumahan Permata Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.  

TRIBUNBEKASI.COM, CIBARUSAH --- Organisasi Shiddiqiyyah Cabang Bekasi menyalurkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada seorang pemuda yatim piatu bernama Dava Sugandi (18) yang tinggal di Perumahan Permata Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. 

Bantuan renovasi rumah ini, merupakan bentuk komitmen Organisasi Shiddiqiyyah Cabang Bekasi untuk membantu dan peduli terhadap anak yatim.

Momentum ini juga sebagai bentuk mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI.

Suhardono Pengurus Shiddiqiyyah Cabang Bekasi mengatakan, momentum hari kemerdekaan dimaknai sebagai rasa syukur.

Maka itu pihaknya memberikan bantuan renovasi Rutilahu agar rumah tersebut bisa lebih layak lagi.

"Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia 17 Agustus, maka kita membangun rumah dari tidak laik huni menjadi laik huni," kata Suhardono, Minggu (21/8/2022). 

Baca juga: Sebanyak 1.472 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Dapat Remisi HUT RI, 25 Langsung Bebas

Baca juga: Gerakan Peduli Sesama Gandeng Jababeka dan Dinas Sosial Santuni Yatim Piatu Korban Covid-19

Dia menjelaskan, tim penilaian Organisasi Shiddiqiyyah Cabang Bekasi telah melakukan riset dan menemukan kondisi rumah Dava yang sangat membutuhkan bantuan. 

"Untuk tahun ini di Bekasi saja kita sudah membangun dua rumah,dan sudah membangun total ada 23 rumah sejak tahun 2004  sasarannya merupakan warga tidak mampu kita tindak pandang golongan atau agamanya," katanya.

Kondisi rumah Dava yang terlekat di Perumahan Permata Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, memang cukup memprihatinkan.

BERITA VIDEO : PENGRAJIN BENDERA DI KARAWANG RAIH OMZET RP 3 JUTA PER HARI

Apalagi ibunya sudah meninggal dunia lima tahun yang lalu, sedangkan ayahnya meninggal dunia akibat Covid-19.

Rumahnya sebelum direnovasi mengalami kerusakan.

Mulai dari atap, dinding yang mulai retak hingga cat yang sudah usang.

Ketika hujan, tidak jarang remaja yang hidup seorang diri menginap di rumah tetangga lantaran atap bangunan tempat tinggalnya bocor. 

Dengan bantuan renovasi ini Dava Sugandi (18), mengucapkan beribu syukur atas program renovasi rumah syukur  layak huni yang dilakukan oleh Organisasi Shiddiqiyyah Cabang Bekasi. 

"Saya mengucapkan beribu syukur dan terima kasih atas bantuan renovasi rumah," kata Dava. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved