Berita Bekasi

Tangani Persoalan Sampah, Pj Bupati Bekasi Bentuk Timsus Libatkan Swasta, Komunitas, dan Masyarakat 

Dilibatkannya berbagai elemen SKPD, diharapkan Dani, bisa membantu DLH untuk menangani problematika yang selalu membelit di Kabupaten Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meninjau TPS Ilegal di Kali CBL. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan berencana untuk membentuk kembali tim yang secara khusus akan menangani permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi.

Seperti Satgas Pengurangan Pengangguran, satgas yang menangani sampah tersebut nantinya akan melibatkan berbagai instansi kepemerintahan, pihak swasta, komunitas beserta tokoh masyarakat.

"Permasalahan sampah ini, saya juga akan berencana bikin tim atas rekomendasi TP2D, karena banyak sekali problemnya dan tidak mungkin hanya kami bebankan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH)," kata Dani saat dikonfirmasi, Sabtu (27/8/2022).

Terlebih lagi, DLH hingga kini masih dipimpin oleh seorang pelaksana tugas (Plt) kepala dinas yang sangat terbatas dalam menjalankan fungsi dan kewenangan.

Dilibatkannya berbagai elemen SKPD, diharapkan Dani, bisa membantu DLH untuk menangani problematika yang selalu membelit di Kabupaten Bekasi.

Seperti masalah TPS ilegal di Kampung Buwek Raya, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang kini jadi sorotan Kementerian ATR/BPN akibat dugaan penyalahgunaan tata ruang.

Baca juga: Persoalan Sampah Bukan Hanya Tugas Pemda, Dinas LH Karawang Ajak Perusahaan Bantu Lewat Dana CSR

Baca juga: Kurangi Volume Sampah ke TPA, Dinas LH Karawang Minta Warga Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

"Pasti kendalanya keputusan tidak bisa optimal kalau Plt karena ada keterbatasan baik secara formil maupun psikologis. Kedua karena banyak juga Plt yang merangkap dua jabatan, sehingga waktu dan konsentrasinya terbagi menjadi dua," ungkapnya.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pembahasan Transformasi Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dalam rapat pleno IlI bersama TP2D.

Ia juga berharap pembahasan TPST nantinya bisa merubah pola pikir masyarakat agar setidaknya mengurangi beban sampah di TPA Burangkeng yang telah ovorload atau kelebihan muatan.

BERITA VIDEO : TPS ILEGAL, PULUHAN HEKTAR SAWAH GAGAL PANEN

"Kenapa transformasi? Karena ada dua hal yang mau kami ubah, pertama mindset 'buang' sampah, kami ubah menjadi 'pengolahan' sampah sehingga tidak asal buang. Kalau bisa dimanfaatkan menggunakan metode reuse, reduce dan recycle. Kedua yang awalnya sampah terpusat di Burangkeng, akan kami desentralisasi dimana dibangun TPST di tingkat kecamatan, kelurahan bahkan RT/RW dalam bentuk bank sampah," tutur Dani. 

Panggil pemilik lahan 

Pemkab Bekasi akan memanggil pemilik lahan seluas 3,6 hektar di Kampung Buwek Raya, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, yang sejak lama dijadikan area TPS ilegal Kali CBL.

Hal itu dilakukan guna menindaklanjuti permintaan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) terkait dugaan pelanggaran tata ruang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved