Berita Kriminal

Dugaan Kekerasan Seksual Dilakukan Brigadir J Terhadap Putri Candrawathi, LPSK Sebut Ada Kejanggalan

Kejanggalan terkait dugaan Brigadir J merudapaksa Putri Candrawathi tersebut, dibeberkan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Editor: Panji Baskhara
Kolase Tribunnews.com
Kejanggalan terkait dugaan Brigadir J merudapaksa Putri Candrawathi, dibeberkan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Foto: Irjen Ferdy Sambo bersama sang istri Putri Candrawati dan Brigadir J (Kanan). 

TRIBUNBEKASI.COM - Dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, terdapat banyak kejanggalan.

Kejanggalan terkait dugaan Brigadir J merudapaksa Putri Candrawathi tersebut, dibeberkan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Menurut Edwin Partogi, kejanggalan dugaan kekerasan seksual dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi ini, berasal dari laporan dari Putri Candrawathi itu sendiri.

Pasalnya, menurut laporan dari Putri Candrawathi alias PC tersebut, Brigadir J telah melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya, di Magelang.

Baca juga: Berikut Ini Deretan Kejanggalan Soal Brigadir J Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi

Baca juga: Benarkah Brigadir J Merudapaksa Putri Candrawathi Berujung Pembunuhan Dilakukan Irjen Ferdy Sambo?

Baca juga: Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi, Keluarga Brigadir J: Kami Jamin Tidak akan Ada

Atas laporan tersebut, Edwin mengatakan tidak serta merta mempercayainya.

Bahkan dari laporan kekerasan seksual yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga sekalipun.

"Sejak awal, kita juga tidak begitu saja mempercayai dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Duren Tiga dan kemudian tidak terbukti bahwa ada perbuatan kekerasan seksual di Duren Tiga."

"Kemudian TKP-nya berubah, katanya kekerasan seksual terjadi di Magelang."

"Tapi kami juga punya beberapa hal yang janggal dan tidak lazim atas dugaan kekerasan seksual pada Ibu Putri di Magelang," jelas Edwin dikutip dari Kompas Tv, Senin (5/9/2022).

Edwin pun menjelaskan kejanggalan-kejanggalan laporan tersebut.

Berikut kejanggalan-kejanggalan adanya laporan dugaan tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.

1. Rumah di Magelang Wilayah Kekuasaan PC

Menurut Edwin, rumah di Magelang adalah rumah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Sehingga tentu saja rumah tersebut di bawah kendali baik Ferdy Sambo maupun Putri Candrawathi.

Tidak mungkin Yoshua melakukan dugaan kekerasan seksual itu di tempat yang bukan wilayahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved