Berita Karawang
Makan Hewan Ternak Warga, Damkar Karawang Tangkap Ular Sanca Sepanjang 5 Meter
sebelum ditemukan ular tersebut, Damkar Karawang sering mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai hilangnya hewan ternak.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Petugas pemadam kebakaran (damkar) menangkap ular sanca sepanjang 5 meter
Dusun Ciselang, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, pada Jumat (9/9/2022).
Keberadaan ular sanca meresahkan karena seringkali memakan hewan ternak warga.
Komandan Regu II Damkar Pos Cikampek, Sujanto mengatakan, sebelum ditemukan ular tersebut, pihaknya sering mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai hilangnya hewan ternak.
Terakhir, dua hari lalu, ada laporan masuk hilangnya kelinci peliharaan warga yang diduga dimakan oleh ular tersebut.
"Dari laporan itu kami langsung menelusuri lokasi sekitar di sana," kata Jumat (9/9/2022).
Baca juga: Bawaslu Kabupaten Bekasi Segera Buka Pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu 2024
Baca juga: Seperti Jumat Lalu, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Hari Ini Rp946.000 Per Gram, Ini Rinciannya
Dia menerangkan, setelah melakukan penelusuran ditemukan kulit ular yang masih basah dan diikuti jejak serpihan kulit tersebut.
"Setelah menemukan kulit ular yang masih basah itu kita langsung mengikuti jejak-jejak dari sepihan kulit yang akhirnya mengarah ke potongan akar kayu yang berlubang dan kami langsung menggali lubang dibawah potongan akar pohon tersebut," jelasnya.
Setalah digali, kata Sujanto, ditemukan buntut ular sanca. Kemudian digali lebih dalam ternyata ukuran ularnya cukup panjang sekitar 30 centimeter.
Tidak hanya itu, saat ditarik ular tersebut dari lubangnya, ternyata terdapat telur ular yang diduga sedang dierami oleh ular tersebut.
Baca juga: Persipasi Kota Bekasi Fokus Perkuat Teamwork Jelang Liga 3 Jawa Barat
Baca juga: Paranormal Ini Pernah Ungkap Pangeran Charles Segera Naik Tahta, Namun Tak Akan Lama Berkuasa
"Ada 50 butir telur, namun yang berhasil diamankan hanya 20 butir. Diperkirakan usia telur tersebut sekitar 15 hari, bisa dilihat karena ada beberapa telur yang pecah saat kita amankan yang sudah mulai terlihat bentuk ular," katanya.
Setelah berhasil diamankan, ular tersebut dikembalikan ke alam bebas atau hutan di Karawang yang jauh dari pemukiman warga.
"Setelah semua kita amankan, ular tersebut kita lepaskan kembali ke alam bebas yang jauh dari pemukiman warga," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Ular-9Sept.jpg)