Berita Kriminal

PPATK Temukan Aliran Dana Judi Online Hingga Rp155 Triliun, Begini Respons Polri

PPATK mencatat jumlah transaksi yang bersumber dari judi online di Indonesia telah mencapai sebanyak 121 juta transaksi.

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, saat memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2022) lalu. 

TRIBUNBEKASI.COM — Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana menyatakan pihaknya telah menemukan aliran dana mencurigakan sebesar Rp155,4 triliun, terkait kasus judi online di Indonesia. 

Menanggapi temuan PPATK tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya masih belum menerima laporan analisis data dari PPATK terkait dugaan tersebut.

"Sampai kemarin saya belum dapat info nanti ditanyakan ke Dir Siber dulu aja," kata Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022).

Lebih lanjut, Irjen Dedi Prasetyo menambahkan bahwa pihaknya bakal berkoordinasi dengan PPATK soal temuan dana kasus judi online tersebut.

"Sudah ada mekanismenya antara Bareskrim dan PPATK. Saat ini saya belum dapat info dari Bareskrim," pungkasnya.

Baca juga: Sebanyak 698 Personel Gabungan Diturunkan Amankan Demo Buruh di Depan Pemkot Bekasi 

Baca juga: Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Hari Rabu Ini Anjlok, Terendah Sejak 7 Bulan Lalu, Cek Daftarnya

Diberitakan sebelumnya, Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menegaskan komitmennya untuk terus memantau aliran dana judi online di Indonesia.

"Total transaksi yang sudah dibekukan oleh PPATK itu pada 2022 saja itu ada 312 rekening, itu isinya Rp836 miliar," kata Ivan Yustiavandana dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Ivan Yustiavandana melanjutkan, jumlah transaksi yang bersumber dari judi online sebanyak 121 juta transaksi.

"Di dalamnya ada Rp 155,4 triliun, hasil analisis sudah 139 hasil analisis yang sudah kami sampaikan ke aparat penegak hukum," ujarnya.

Ivan Yustiavandana mengatakan dari hasil laporannya tersebut,  telah dikantongi nama-nama yang terlibat di dalam transaksi judi online tersebut.

Baca juga: Sedang Cari Calon Suami, Mantan Istri Rapper Iwa K Siap Menikah Lagi

Baca juga: Tak Hanya Ditabrak Korban, Jambret di Lampu Merah Kalibata Jaksel Babak Belur Dihakimi Massa

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved