Berita Karawang

Cegah Longsor dan Banjir, 11.000 Bibit Pohon Ditanam Disepanjang DAS Citarum

Penanaman bibit pohon itu dilakukan sejumlah komunitas peduli lingkungan di Karawang dengan bantuan dari PT Sharp Indonesia.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Mencegah terjadinya longsor dan banjir, sebanyak 11.000 bibit pohon di tanam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Citarum. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Mencegah terjadinya longsor dan banjir, sebanyak 11.000 bibit pohon di tanam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Citarum.

Penanaman itu dilakukan sejumlah komunitas peduli lingkungan di Karawang dengan bantuan dari PT Sharp Indonesia.

Sementara Ketua Karawang Tanggap Peduli (KTP) Asep Mulyana, mengatakan penanaman pohon itu dilakukan bersama Satgas Citarum Harum, komunitas lain seperti Pengabdi Lingkungan, dan warga desa setempat.

Bantuan pohon ini diberikan dari PT Sharp Indonesia untuk ditanam disepanjang Sungai Citarum.

"Ini bertahap, saat ini ada sebanyak 110 pohon telah ditanam di Karaba Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, dikarenakan di lokasi tidak terdapat pohon apapun untuk menahan air," kata Asep Mulyana, pada Jumat (16/9/2022).

Baca juga: WTS Muda Terjaring Razia di Kalimalang, Diangkut Satpol PP

Baca juga: Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Alternatif Cibubur Bekasi

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Nipro Indonesia Jaya Buka Peluar Kerja sebagai Foreman Produksi

Ia memaparkan penanaman lanjutan dilakukan bertahap mulai menyusuri dari ujung Walahar hingga Kecamatan Pakis Jaya. Kelanjutan penanaman akan dilakukan pada pertengahan Oktober 2022.

Kegiatan selanjutnya akan mengajak seluruh komunitas pecinta lingkungan. Ia berharap agar masyarakat dapat memelihara pohon yang telah ditanam. Jenis pohon terdiri dari Mahoni, Sengon, Akasia.

“Rencana setelah ini kita akan menyusuri dari ujung Walahar sampai ke Pakis, rencana kita mulai dari pertengahan Oktober sampai akhir Desember. Kita berharap agar masyarakat sekitar dapat berkontribusi untuk merawat pohon yang sudah kita tanam,” jelas dia.

Sementara itu, President Director PT Sharp Indonesia, Shinji Teraoka mengatakan, aksi penanaman pohon dilakukan dalam rangka memperingati Sharp Corporation yang ke-110 tahun yang jatuh setiap pada 15 September.

Penanaman pohon dipilih sebagai upaya menunjang pemulihan lingkungan hidup khususnya disepanjang daerah aliran sungai Citarum.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Unifoods Indonesia Tawarkan Posisi Operator Magang, Cek Syaratnya

Baca juga: Buruan Borong, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Jumat Ini Terendah Sejak Februari, Ini Daftarnya

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Inflasi Imbas Kenaikan Harga BBM, Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran 17 Miliar

"PT Sharp Indonesia konsen terhadap lingkungan dengan memperhatikan di sepanjang aliran sungai Citarum, sekaligus membantu program pemerintah mengatasi dan memberikan manfaat menurunkan emisi karbon," ujarnya.

Selain itu, penanaman pohon juga sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) secara global.

Sharp mengkampanyekan Sharp Eco Vision 2050. Visi tersebut dikampanyekan untuk mewujudkan emisi nol bersih gas rumah kaca (GRK). Target jangka menengahnya penurunan emisi GRK sebesar 60 persen pada 2035.

"Sharp akan berkontribusi pada netral karbon dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dan memperluas energi terbarukan," kata dia.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved